
BencoolenTimes.com – Tim Karnaval budaya dari kota Bengkulu membius sejumlah turis domestik dan mancanegara pada malam street performance Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di kawasan Malioboro Yogyakarta.
Puluhan ribu pasang mata tertuju ke delegasi kota Bengkulu ketika lagu-lagu Bengkulu dinyanyikan. Botoy-botoy, ikan pais dan pantai Malabero yang diiringi tabuhan musik dari alat alat tradisional membuat suasana semakin meriah.
Tina, turis mancanegara asal Finlandia, beberapa kali ikut bergoyang mengikuti irama. Bahkan dirinya beberapa kali berfoto bersama tim karnaval budaya kota Bengkulu.
Dia mengatakan bahwa karnaval budaya Bengkulu unik dan lucu. Turis 19 tahun ini bahkan menganggumi corak batik besurek dan bunga rafflesia. ‘’This is pretty good,’’ ujar Tina.
Sementara Timothy (50), wisatawan asal Perancis pun tak segan untuk meminta foto bersama. ‘’Bengkulu hangat, saya pernah kesana dulu,’’ katanya dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar.
Tidak ketinggalan, Cintya (21) salah seorang warga Yogyakarta bersama ibunya Luna, juga ikut berfoto dan bertanya mengenai Kota Bengkulu.
Diketahui, Tim Karnaval Budaya Kota Bengkulu, berjalan dari jalan Malioboro menuju Titik Nol Kota Yogyakarta. ‘’Kurang lebih 2 kilometer kita berjalan,’’ ujar Plt. Kadis Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin.(JUL/RLS)





