BencoolenTimes.com, – Terjadi pohon tumbang, di jalan Gedang Kelurahan Jalan Gedang Kecamatan Gading Cempaka tepatnya di depan Kantor Kelurahan Jalan Gedang, Sabtu (30/1/2021) pagi dan nyaris memakan korban, anak-anak yang sedang bermain di Kantor Kelurahan Jalan Gedang.
Ningsih(60), Saksi mata, menceritakan bahwa, kejadian pohon tumbang terjadi sekitar pukul 07.00.WIB. Berawal ketika dirinya mendengar seperti ada suara orang sedang melempari seng (atap rumah) mendengar kejadian tersebut dia langsung keluar rumah.
“Tadi ada bunyi dek, bunyi seperti orang melempari seng. Jadi Ibu keluar, melihat ada anak-anak,” kata Ningsih.
Kemudian anak-anak tersebut memberitahu Ningsih, bahwa bunyi tersebut bukan suara orang melempari seng.
“Bukannya orang melempar seng mak dang (sebut nenek), ini nah bunyi ranting-ranting ni,” ujar Ningsih.
Tak lama kemudian, Ningsih meneriaki anak-anak yang berada di dekat pohon untuk berlari menjauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Setelah saya lihat sudah goyang-goyang (pohon), ehh lari-lari (berteriak). Tak lama pohonya jatuh.” jelasnya.
Pasca kejadian, Nigsih memberitahu warga sekitar bahwa telah terjadi pohon tumbang, kemudian ada salah satu warga menghubungi Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Bengkulu untuk membantu memotong pohon berukuran besar yang roboh dengan posisi melintang di badan jalan tempat perlintasan kendaraan.
“Itulah saya panggil warga, keluarlah warga dengan membawa parang. Tapi tadi ditelfon juga orang pertamanan, nah itulah jigsaw (gergaji listrik) orang pertamanan,” bebernya.
Dalam kejadian ini, Ningsih mengatakan, ada beberapa kerusakan. Namun dirinya masih bersyukur karena tidak ada korban jiwa.
“Ada dikit-dikit lah bunga yang rusak, Tapi tidak apa-apa, yang penting tidak ada korban jiwa.” ucap Ningsih.
Atas kejadian ini Ningsih merasa kesal dengan pihak Kelurahan, pasalnya warga sudah mengingatkan sebelumnya, bahwa pohon tersebut untuk ditebang secepatnya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Ibu sudah ngomong berapa kali ke pak Lurah, tapi jawab pak lurah sudah bu ke pertamanan. Makanya ibu sampaikan, disusul (dijumpai) karena belum tentu orang pertamanan itu ingat, karena pekerjaan mereka kan banyak juga,” tegas Ningsih.
Dirinya berharap kepada pihak terkait untuk dapat ditindaklanjut, karena masih banyaknya pohon-pohon berukuran besar, rentan tumbang. Apalagi dalam kondisi cuaca saat ini sering terjadi angin kencang disertai hujan.
“Mintak tolong ditindaklanjuti lah, karena pikirkan juga warga.” demikian Ningsih.(PPJ)





