Home Info Kota Unik, di Bengkulu Memakmurkan Masjid dengan Nonton Bareng Kisah Rasulullah

Unik, di Bengkulu Memakmurkan Masjid dengan Nonton Bareng Kisah Rasulullah

Nonton Bareng

BencoolenTimes.com, – Unik yang dilakukan pengurus Masjid Nurul Islam yang terletak di Kelurahan Anggut Bawah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Pasalnya, untuk meningkatkan ibadah dibulan suci Ramadhan 1442 hijriah, pihaknya mengadakan mengadakan acara nonton bareng, Sabtu sore (17/4/2021).

Film yang ditonton tersebut bukanlah film sinetron melainkan kisah Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam, hal itu bertujuan untuk memakmurkan masjid kebanggaan warga setempat tersebut.

Pengurus Masjid, Muhammad Novi Hidayat mengatakan, bahwa kegiatan nonton bareng di masjid bersama para jamaah dan pemuda bertujuan untuk memakmurkan Masjid dan menghidupkan kegiatan keagamaan.

“Nanti akan kita adakan kegiatan materi seperti adab berwudhu, adab memasuki Masjid, adab salat,” kata Novi Hidayat.

Novi Hidayat menuturkan, dari film yang ditonton tentang Kisah Salman Alparizi dapat dipetik pembelajaran, bahwa Iman itu terbagi dua diantaranya iman yang diusahakan dan iman keturunan serta iman dari Salman Alfarizi termasuk iman yang diusahakan.

“Dia mengusahakan mencari iman, yah seperti didalam film tadi diceritakan ia menjadi pendeta, jadi hamba sahaya, jadi budak, dan bersambar menunggu datangnya Nabi terakhir Rasulullah dari situ ia rela menahan lapar dan haus, berjalan kaki beribu kilometer untuk mendapatkan keimanan tersebut setelah itu ia sahabat Nabi yang sangat cerdas dengan mengusulkan membuat parit untuk jarak terhadap musuh agar tidak masuk kawasan muslim dan Salman ini pemimpin yang adil karena dia tidak seraka seperti saat ia tidak dipilih jadi pemimpin ia akan mundur tetapi apabila dipilih oleh orang lain ia akan maju,” jelasnya.

Novi Hidayat berharap kedepannya akan dibentuk pengurusan Remaja Masjid (Risma).

“Tentu program ini selaras dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), BMI dan Walikota. Sehingga kegiatan amalan-amalan di masjid selama 24 jam, seperti One Day One Juz, Taklim, jadi sebelum iqomah itu kita taklim dulu dengan membaca hadist-hadist Nabi, sehingga jamaah yang datang ke Masjid tidak tergesa-gesa atau masih nunggu jamaah di perjalanan serta jamaah yang masih wudhu,” tutur Novi Hidayat.

Novi Hidayat berharap kedepan dengan terbentuknya kepengurusan Remaja Masjid (Risma) nanti akan ada generasi penerusnya kedepan. (JRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version