
BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut petugas Prabawa (Praja Wibawa Pembina Warga) sebagai inovasi yang menjadi kebanggaan Kota Bengkulu. Menurutnya, petugas Prabawa melengkapi tiga pilar di tingkat kelurahan bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas.
Hal itu disampaikan Dedy saat menghadiri agenda evaluasi kinerja dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Prabawa di Markas Satpol PP Kota Bengkulu, Jumat, 16 Oktober 2026.
Dedy mengatakan, keberadaan Prabawa sebagai bagian dari tiga pilar di kelurahan tersebut hanya ada di Kota Bengkulu.
”Jadi, ini yang membuat kita bangga. Di Indonesia, tiga pilar yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Prabawa ini hanya ada di Kota Bengkulu. Ini inovasi yang menurut saya memang perlu didukung pemerintah,” ujar Dedy.
Ia menjelaskan, tugas petugas Prabawa tidak hanya berkaitan dengan ketenteraman dan ketertiban umum. Mereka juga diharapkan hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi, mulai dari kegiatan sosial, gotong royong, hingga ketika warga menghadapi musibah atau membutuhkan pertolongan.
Menurut Dedy, petugas Prabawa merupakan salah satu ujung tombak pemerintah dalam menyerap informasi dan mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.
”Prabawa hari ini bukan hanya soal ketenteraman dan ketertiban umum, tetapi juga semua yang dibutuhkan masyarakat. Ketika suka dan duka, mereka hadir. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan atau terjadi bencana, mereka juga hadir,” katanya.
Dedy menilai, keberadaan petugas Prabawa dapat membantu pemerintah kota mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga di tingkat kelurahan. Informasi tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah untuk memberikan respons dan pelayanan yang tepat.
Ia juga mencontohkan keterlibatan petugas Prabawa ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan pendampingan.
Ke depan, Pemkot Bengkulu berencana menghadirkan program Dokter Sahabat Warga. Melalui program tersebut, dokter diharapkan dapat turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
”Ke depan, akan ada program Dokter Sahabat Warga. Jadi, nanti kalau ada warga sakit, dokter langsung turun,” jelasnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas peran petugas Prabawa, Dedy juga membuka peluang pemberian insentif tambahan. Namun, ia belum bersedia menyampaikan besaran insentif tersebut karena masih perlu dibahas lebih lanjut.
”Insya Allah, kita akan berikan insentif tambahan buat Prabawa. Saya belum berani menyampaikan nilai nominalnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Situmorang mengatakan, petugas Prabawa telah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap kelurahan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan petugas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sahat menyebut, petugas Prabawa aktif mendorong kegiatan sosial, membantu warga dalam suasana suka maupun duka, serta menggerakkan gotong royong dan berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Melalui evaluasi kinerja dan peningkatan kapasitas SDM ini, diharapkan petugas Prabawa semakin optimal menjalankan perannya sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat serta memperkuat pelayanan di tingkat kelurahan. (JUL)





