BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu terpilih Dedy Wahyudi sudah persiapkan diri untuk mengikuti Retreat atau pembekalan yang akan dilaksanakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bagi Kepala Daerah (Kada) terpilih yang sudah dilantik.
Walikota Bengkulu Terpilih, jauh-jauh hari persiapkan diri, khususnya kesiapan fisik, dengan secara rutin olahraga di rumah. Terlebih memang, aktivitas olahraga rutin ini sudah dilakoni sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Walikota Bengkulu periode 2018-2023.
Menurut Dedy Wahyudi, untuk mengikuti agenda retreat ini perlu memastikan kesehatan fisik yang bugar sehingga dalam proses pelaksanaan bisa mengikuti secara maksimal.
‘’Sebelum ikut retreat ini, kita perlu persiapan kesehatan fisik dan saya memang sudah secara rutin olahraga dirumah. Jadi Insya Allah saya secara fisik sudah siap,’’ kata Dedy disela-sela kegiatannya berolahraga di rumah.
Dedy mengungkapkan, bahwa kegiatan pembekalan yang direncanakan pemerintah pusat, akan menjadi wadah bagi seluruh kepala daerah di Indonesia untuk saling beradaptasi dan menjalin kerukunan antar kepala daerah.
‘’Ini sangat bagus dalam upaya saling mengenal satu sama lain bagi kepala daerah seluruh Indonesia. Jadi memang bukan hanya sekadar kegiatan pembekalan biasa,’’ imbuh Dedy.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, retreat atau pembekalan kepala daerah terpilih akan dilaksanakan pada 21 hingga 28 Februari 2025 di Magelang, Jawa Tengah.
Tanggal tersebut dipilih karena pelantikan kepala daerah tahap pertama menurut rencana akan berlangsung pada 20 Februari 2025, atau satu hari sebelum pelaksanaan retreat.
‘’Dijadwalkan 21 (Februari) para kepala daerah itu akan mengikuti pembekalan di Magelang,’’ ujar Bima dikutip dari Kompas.com.
Diketahui, ada 505 kepala daerah yang terdiri dari gubernur, bupati, dan walikota akan terlebih dahulu berkumpul di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan simulasi keberangkatan dari Istana Kepresidenan Yogyakarta ke lokasi retreat.
‘Jadi ada beberapa opsi, yaitu opsinya adalah berkumpul di Jogja dan disana salah satunya adalah titik ini (Istana Kepresidenan Yogyakarta). Tadi Kepala Istana sampaikan sangat berkenan karena memang sudah sangat memungkinkan juga,’’ kata Bima.
Meski begitu, teknis pelaksanaannya akan terlebih dahulu dibahas lebih lanjut oleh Kemendagri setelah proses peninjauan lokasi dan simulasi selesai dilakukan.
‘’Kami di Kemendagri, BPSDM yang bertanggung jawab untuk menyusun semua rangkaian acara bersama dengan Lemhannas. Ini kami sedang meninjau, survei opsi-opsi dari lokasi,’’ imbuh Bima.(JUL/NET)






