Home Kota Bengkulu Walikota Dedy Wahyudi Paparkan Strategi 4K Tekan Inflasi

Walikota Dedy Wahyudi Paparkan Strategi 4K Tekan Inflasi

Walikota Bengkulu Dedy
Keterangan: Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

BencoolenTimes.com – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi serta menerapkan strategi 4K secara konsisten untuk menekan laju inflasi di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, dan pihak terkait di Kota Bengkulu pada Selasa, 22 September 2026.

Menurut Dedy, kunci utama keberhasilan penanganan inflasi terletak pada empat pilar utama (4K). Pilar pertama adalah Keterjangkauan Harga, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

”Soal keterjangkauan harga. Ini penting. Karena ketika masyarakat punya daya beli lalu harga terjangkau, itulah baru terjadi (keseimbangan ekonomi),” ujar Dedy.

Pilar kedua adalah Ketersediaan Pasokan. Dedy mengingatkan bahwa stok barang di pasar harus selalu dipastikan aman agar tidak memicu kelangkaan.

Pilar ketiga yang tidak kalah krusial adalah Kelancaran Distribusi. Dedy mencontohkan bagaimana respons cepat terhadap kendala logistik, seperti pasokan bahan bakar minyak (BBM), sangat memengaruhi stabilitas pasar dan psikologis konsumen.

”Kemarin misalkan terjadi keterlambatan pasokan BBM, itu kita bersyukur cepat teratasi. Kalau sempat kemarin itu seminggu, maka akan mengganggu proses distribusi barang, kemudian barang di pasar ini menjadi sedikit, lalu permintaan tinggi, panic buying, ini yang kita hindari. Maka Pertamina juga punya peran yang sangat penting soal distribusi barang tadi,” jelasnya.

Sementara itu, pilar keempat adalah Komunikasi yang Efektif. Dedy meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, pemerintah provinsi, Bulog, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) untuk saling berbagi data dan memberikan peringatan dini (early warning) jika ada tren kenaikan inflasi.

”Koordinasi BPS memberikan sinyal, ‘Bu, Pak, hati-hati Pak, ini tren kita naik inflasinya,’ gitu loh. Nah, kalau inflasi terus naik, maka daya beli masyarakat juga rendah, nilai uang juga akan turun,” tambah Dedy.

Melalui integrasi strategi 4K dan percepatan digitalisasi, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis dapat menjaga pertumbuhan ekonomi daerah tetap positif sekaligus melindungi daya beli masyarakat dari ancaman gejolak harga. (JUL/RLS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version