Walikota Terbitkan Imbauan, Aktivitas di Pantai Panjang Tetap Ramai

BencoolenTimes.Com, – Imbauan Walikota Bengkulu terkait tempat hiburan, hotel dan tempat wisata yang berada kawasan Pantai Panjang agar tidak melakukan aktifitas saat tahun baru, sepertinya belum dilaksanakan oleh beberapa pelaku usaha.

Pasalnya, beberapa tempat usaha dan hiburan malam serta tempat wisata masih saja tetap buka walaupun imbauan tersebut telah diterbitkan dan beberapa kali disampaikan.

Pantauan BencoolenTimes.Com, salah satu tempat usaha yang disebut “Water Of Light” yang berada di Lapangan Sport Center masih tetap saja dibuka dari sore hingga malam hari, dengan suguhan cahaya lampu, air mancur bercahaya, dan suara musik yang kencang.

Salah satu pengunjung, Roni, warga Kelurahan Lingkar Barat membenarkan adanya tontonan air mancur dengan gemerlap lampu kelap-kelip saat melihat “Water Of light” disertai alunan Musik yang kencang.

“Sambil lihat air mancur, kita bisa berjoget sambil mendengar music DJ,” canda Roni.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam Surat Himbauan dengan nomor : 456/297/B.III/2018, point ke-3 menyampaikan, kepada seluruh pengelolah hotel, tempat wisata, tempat hiburan untuk tidak merayakan tahun baru dengan melanggar norma agama, norma adat, dan aturan undang-undang yang berlaku.

Saat dikonfirmasi secara langsung, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengatakan untuk tahun baru dirinya mengimbau dan mengajak adik sanak warga Kota Bengkulu untuk menghindari Pantai Panjang.

“Untuk tahun baru, kita mengimbau dan mengajak, serta saya memohon kepada seluruh adik sanak warga Kota Bengkulu, tolong hindari kegiatan di pantai. Tolong hindari aktifitas tahun baru di pantai, karena suasana sekarang masih sangat berbahaya,” ungkapnya, Jum’at (28/12/2018) saat meresmikan Kampung Religi di Kampung Melayu.

Helmi menambahkan, ramaikan rumah-rumah ibadah. Islam anda ramaikan masjid, yang Kristen ramaikan gereja, dan Hindu, Budha, Konghucu ramaikan tempat ibadah masing-masing.

Diketahui, terbaru ratusan orang menjadi korban meninggal dunia saat bencana tsunami menerjang pantai di Provinsi Banten dan Lampung. (Ros)