Wawali Dedy Wahyudi Tekankan ASN Bekerja Profesional dan Ikhlas

BENGKULU – ASN digaji dari APBD yang uangnya berasal dari uang masyarakat. Oleh karena itu, sudah seharusnya ASN bekerja dengan profesional dan memberikan pelayanan yang baik dan ikhlas kepada masyarakat. Ini yang ditekankan oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi di acara Pelatihan Karakter Teladan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Selasa (28/1/20) di Aula LPMP Bengkulu.

“Kami ingin ibu bapak jadi ASN yang betul-betul melayani masyarakat. Apa itu konsep melayani? Melayani dengan profesional dan ikhlas. ASN harus siap lahir dan batin menjalankan tugas sebagai ASN,” tegas Dedy.

Dikatakan Dedy, salah satu ujung tombak pelayanan pemda Kota Bengkulu adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (dukcapil). Oleh karena itu, ia minta dinas dukcapil membenahi administrasinya. Ia berharap teknis pelayanan di dinas dukcapil bisa mengikuti pelayanan seperti di perbankan yakni ada front office dan suasana yang nyaman.

“Mimpi kita semua adalah semua masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik seperti di bank bank. Mari kita bekerja jangan merasa beban, tapi bekerjalah dengan ikhlas sebagai abdi negara. Sebagai bukti Pemerintah hadir,” ujar Dedy.

Dicontohkannya bahwa salah satu bentuk kepedulian pemkot kepada masyarakat yakni pemkot selalu hadir di malam takziah jika ada warga yang dapat musibah kematian. Dan Pemkot memberikan kemudahan membuat akta kematian. Selain itu ada pula layanan dukcapil keliling, yang berkeliling ke sekolah-sekolah mendata siswa untuk merekam e-KTP. Mobil PKK pun disulap jadi mobil dukcapil keliling.

“Kami yakin bapak ibu telah bekerja dengan dedikasi yang tinggi dan berinovasi, dan akan melayani masyarakat dengan ikhlas. Jangan lupa bersyukur, dengan cara berbagi dengan tetangga, teman, saudara dan orang orang terdekat,” kata Dedy.

Masih kata Dedy, misi menjadikan Kota Bengkulu yang religius dan bahagia adalah misi yang sangat bagus dan mulia. Karena baik pemerintah maupun masyarakat adalah sama-sama makhluk sosial.

“Mengapa kita pilih Bengkulu religius, karena kita semua makhluk sosial. Kami di beri amanat memimpin kota ini, maka ketika diberi amanah kami mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan Kota Bengkulu yang religius dan bahagia. Ada jumat berkah setiap hari Jumat, ada ghiroh untuk membahagiakan warganya dengan program program yang kami jalankan. Bahagia ketika keluarga berkasih sayang, kecukupan dalam kebutuhan rumah tangga,” ujar Dedy.

Dedy menambahkan, ASN Kota Bengkulu harus bisa mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kota Bengkulu menciptakan kota Bengkulu yang religius dan bahagia dalam upaya mensejahterakan masyarakatnya melalui pelatihan karakter ini. “Dalam pelatihan ini akan ditingkatkan lagi indikator-indikator makro seperti kinerja layanan publik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa yang mampu mengubah Bengkulu menjadi lebih baik mewujudkan kota Bengkulu religius dan bahagia adalah melalui pelayanan yang bermutu, pelayanan yang baik, pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Karena menurut Dedy pelatihan karakter teladan merupakan salah satu bentuk upaya mejadikan pribadi yang teladan untuk layanan publik dasar yang wajib dilakukan oleh pemerintah kota.

“Saya menyambut baik kegiatan–kegiatan seperti ini, pelatihan karakter teladan ini mejadikan mutu seseorang dalam pekerjaannya, karena sebagai ASN kita harus ikhlas melayani kepentingan masyarakat Kota Bengkulu menjadi lebik baik ke depanya,” ungkapnya.

Selain itu, Dedy juga mengatakan pemerintah terus berupaya mewujudkan kota religius dan bahagia serta membahagiakan masyarakat Kota Bengkulu dengan program-program yang telah di canangkan.

“Oleh karena itu kita sebagai ASN harus bekerja dengan ikhlas sebagaimana jabatan yang telah diamanahkan dan harus dijalankan dengan sebaik mungkin. Dunia hanya sementara akhirat selamanya maka dari itu kita harus tetap bersyukur dengan amanah yang telah dititipkan,” demikian Dedy.

Untuk diketahui, pelatihan Karakter Teladan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu ini adalah yang kedua kalinya digelar setelah sebelumnya digelar pelatihan yang pertama seminggu yang lalu. Kegiatan ini dihadiri

Kepala BKPP Kota Bengkulu Ali Martono, S.SOS. Sedangkan peserta pelatihan ini berasal dari 51 orang OPD yang terdiri dari Dinas, Badan, kantor kantor kecamatan dan kantor kelurahan. Juga ada praktek secara langsung yang diharapkan seluruh peserta nantinya bisa jadi duta-duta karakter ASN Kota Bengkulu.(kep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here