Home Bisnis XLSMART DAY Kelola 2,2 Ton Sampah Tanpa Berakhir di TPA

XLSMART DAY Kelola 2,2 Ton Sampah Tanpa Berakhir di TPA

XLSMART DAY Kelola
Gambar: Acara XLSMART DAY di ICE BSD pada 25 April 2026

BencoolenTimes.com – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatat pengelolaan sebanyak 2,2 ton sampah tanpa berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui kegiatan XLSMART DAY yang telah berlangsung di ICE BSD pada 25 April 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan satu tahun XLSMART itu dihadiri lebih dari 15.000 pengunjung dan menjadi upaya perusahaan memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam penyelenggaraan acara berskala besar.

Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan perusahaan ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan.

”XLSMART DAY menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini terus dikembangkan perusahaan,” kata Merza dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, XLSMART bekerja sama dengan Waste4Change untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill. Sampah dipilah sejak awal menjadi kategori organik, anorganik, dan plastik untuk kemudian didaur ulang, diolah menjadi kompos, hingga dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif atau refuse-derived fuel (RDF).

Dari total 2.231 kilogram sampah yang terkumpul, sebanyak 51 persen didaur ulang, 1 persen diolah menjadi kompos dan pakan ternak, serta 48 persen dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif. Melalui pengelolaan tersebut, perusahaan mengklaim berhasil mengurangi emisi karbon sekitar 4.100 kilogram CO2e.

Selain itu, XLSMART juga menghadirkan program pengumpulan sampah elektronik atau e-waste bekerja sama dengan Remind. Dari program tersebut terkumpul sekitar 31 kilogram sampah elektronik berupa kabel, charger, baterai, hingga perangkat elektronik kecil lainnya.

Perusahaan juga bekerja sama dengan Jejakin menghadirkan carbon calculator untuk membantu pengunjung menghitung jejak karbon dari aktivitas sehari-hari.

Sebanyak 189 pengunjung mengikuti penghitungan emisi karbon tersebut dan lebih dari separuh peserta melanjutkan dengan aksi offset karbon melalui program penanaman mangrove.

Menurut Merza, hasil dari kegiatan itu akan menjadi dasar bagi perusahaan dalam mengembangkan standar penyelenggaraan acara yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan pada masa mendatang. (JUL/RLS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version