BencoolenTimes.com – Atasi Defisit Rp 34 Miliar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma berencana melakukan langkah efisiensi anggaran untuk menutupi defisit pada RAPBD 2026 yang tengah di bahas bersama DPRD Kabupaten Seluma.
Bupati Seluma, Teddy Rahman mengatakan, upaya ini harus dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan utang baru. ‘’Mengacu pada aturan, defisit idealnya berada di angka 4 persen,’’ kata Bupati Teddy.
‘’Namun kondisi saat ini membuat penerapan angka tersebut sangat sulit. Pemangkasan ini dilakukan untuk mengefisiensikan anggaran dan mencegah kegiatan menjadi terutang,’’ sambung Bupati Teddy.
Salah satu langkah utama adalah, lanjut Bupati Teddy, yaitu pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai(TPP) yang setiap tahunnya mencapai Rp 58 M. Pemangkasan ini meliputi pada seluruh ASN di Kabupaten Seluma yang mencapai 3.500 Orang.
Meliputi, pejabat eselon II, Eselon III dan Eselon IV termasuk Sekda Seluma ikut mengalami pemangkasan. ‘’Tapi besaran potongan untuk setiap ASN belum final dan detail pemotongan masih dibahas oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD),’’ lanjut Bupati Teddy.
Selain pemangkasan TPP, tambah Bupati Teddy, Pemkab Seluma juga akan menerapkan Work From Home(WFH). Khususnya bagi jabatan atau unit kerja yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.
‘’Seperti Penginputan data dan Administrasi Perkantoran. Kebijakan ini dianggap dapat membantu efisiensi operasional di lingkungan pemerintah daerah,’’ demikian Bupati Teddy.(LRS)






