BencoolenTimes.com, – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu terus gencar melakukan penyemprotan disinfektan baik diwilayah Kota Bengkulu maupun Kabupaten se Provinsi Bengkulu.
Hal ini sebagai upaya PMI andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Provinsi Bengkulu yang masih menunjukkan kelonjakan kasus.
Diketahui, terhitung 15 juli 2021 data Satgas Covid Provinsi Bengkulu mencatat, jumlah terkonfirmasi Covid 19 se Provinsi Bengkulu mencapai 12.963 kasus. Sembuh 10.318 kasus dan meninggal dunia 247 kasus.
Dari data tersebut Kota Bengkulu merupakan daerah paling tertinggi diantara kabupaten lainnya dengan jumlah terkonfirmasi Covid-19 mencapai 6171 kasus. Sembuh 4916 kasus, meninggal dunia 135 kasus dan suspek 7675 kasus.
Sekretaris PMI Provinsi Bengkulu Joni Saputra mengatakan, melihat kondisi demikian PMI Provinsi Bengkulu kemudian gencar melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah Instansi Pemerintah dan Pemukiman warga di seluruh Kabupaten/Kota yang terjadi kasus terkonfirmasi positif Covid 19.
“Hingga Jumat 16 Juli 2021. Tercatat tumlah penerima manfaat sari penyemprotan disinfektan yang mereka lakukan se Provinsi mencapai 478 ribu jiwa lebih,” kata Joni Saputra, Sabtu (17/7/2021).
Selain melakukan penyemprotan disinfektan, PMI Provinsi Bengkulu juga melakukan berbagai promosi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 di sejumlah pusat keramaian serta melakukan pengantaran serta penguburan jenazah pasien Covid-19. (Bay)





