
BencoolenTimes.com – Belum Satu tahun menjabat, Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, M. Fikri Thobari-Hendri Praja, sudah banyak bukti kebijakan dan program kerja yang terealisasi, khususnya selama Tahun Anggaran (TA) 2025.
Realisasi kinerja yang sudah terlaksana tersebut juga sebagai bukti kinerja nyata kepemimpinan mereka dalam upaya membangun Rejang Lebong yang semakin baik menuju Rejang Lebong bahagia dan istimewa.
Sejumlah capaian pembangunan maupun pelayanan dari setiap sektor telah diperbaiki dan ditingkatkan melalui program Bantu Rakyat yang menjadi visi misinya sejak awal.
Mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, peningkatan infrastruktur, wisata, sosial budaya, dan juga sejumlah bidang lainnya yang berpihak kepada rakyat.

Bahkan atas kinerjanya itu, selama setahun ini Pemkab Rejang Lebong sudah banyak mendapat reward atas kinerja dan capaiannya dalam membangun daerah.
‘’Kami menyadari sepenuhnya, amanah untuk memimpin daerah bukanlah tugas yang ringan. Namun dengan kerjasama dengan seluruh elemen pemerintah dan partisipasi aktif masyarkat, berbagai pembangunan dan peningkatan pelayanan bisa kita realisasikan sesuai dengan yang kita harapkan,’’ ungkap Bupati Fikri Thobari dalam sambutannya pada acara Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wabup Rejang Lebong yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Jumat, 23 Januari 2026..
‘’Alhamdulillah, apa yang menjadi janji kita saat kampanye lalu telah kita wujudkan menjadi bukti nyata secara bertahap dan terukur. Mulai dari peningkatkan layanan pada setiap sektor, maupun untuk meningkatkan seluruh pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat,’’ sambung Bupati Fikri Thobari didampingi Wabup Hendri Praja.
Menurut Bupati Fikri Thobari, satu tahun masa kepemimpinan bukanlah waktu yang panjang. Namun bisa menjadi pondasi arah pembangunan dan cermin awal bagi Pemkab Rejang Lebong, untuk menilai apa yang sudah dikerjakan, apa yang perlu diperbaiki, dan mau dibawa kemana Rejang Lebong kedepannya.
‘’Kita terus berupaya untuk menjalankan roda pemerintahan secara konsisten dan harus menjaga stabilitas daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bahkan kita juga terus memastikan, agar program-program prioritas dapat berjalan baik ditengah keterbatasan dan dinamika yang ada,’’ lanjut Bupati Fikri Thobari.

‘’Alhamdulillah berbagai capaian juga berhasil kita raih bersama. Baik itu dalam penguatan pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat,’’ imbuh Bupati Fikri Thobari.
Sementara itu Wabup Hendri menambahkan, dia akan terus memberikan kinerja yang terbaik, untuk membantu meningkatkan pembangunan serta pelayanan masyarakat di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Dikatakan Wabup Hendri, sosok Bupati Rejang Lebong bukan hanya sekadar seorang pemimpin untuk rakyatnya saja, namun dia menganggapnya seperti seorang kakak untuk bersama-sama membangun Rejang Lebong yang semakin baik kedepannya.
‘’Jauh sebelum kami dilantik, saya sudah menganggap beliau sebagai kakak saya sendiri dank arena itu juga, kami inginkan untuk Rejang Lebong kedepannya bisa selaras. Mohon doa dan restunya, agar kami bisa memimpin Rejang Lebong untuk mewujudkan Rejang Lebong yang bahagia dan istimewa,’’ ucap Wabup Hendri.
Berikut capaian kinerja Pemkab Rejang Lebong dibawah kepemimpinan Bupati dan Wabup Rejang Lebong, yaitu Peningkatan kualitas pendidikan dengan berdirinya sekolah Unggul Garuda di Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Dimana hanya ada 20 sekolah Garuda yang dibangun di Indonesia.
Penerapan kebijakan sekolah gratis sebagai upaya memastikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat. Kepedulian nyata terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas melalui program orang tua asuh.
Dimana Sampai saat ini, sudah ada sebanyak 1.287 anak asuh yang menerima manfaat. Program ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan inklusif dan berkeadilan sosial.
Pemkab Rejang Lebong telah melakukan audiensi langsung dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, untuk mendorong pengembangan destinasi wisata dan event pariwisata di Rejang Lebong.

Diekathui pada Agustus 2025 lalu, Pemkab Rejang Lebong juga telah menandatangani MoU pengembangan pariwisata antar kota Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong untuk memperkuat kolaborasi serta promosi pariwisata daerah.
Peningkatan kualitas infrastruktur di berbagai wilayah Rejang Lebong, serta sejumlah ruas jalan strategis seperti Jalan Sukowati dan Jalan Sukaraja.
Perbaikan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan selama bertahun-tahun, seperti ruas jalan Desa Bengko, Warung Pojok, Kayu Manis, PAL 8, Air Meles Bawah, Belumai 2, Kampung Delapan, Kampung Jeruk, Merantau, Palembang Kecil, Air Pikat, Kesambe Lama, dan Lubuk Ubar.
Pembangunan Jembatan Talang Benih-Dusun Sawah, dan juga pembangunan jembatan Duku Ulu. Perbaikan sistem drainase dikawasan kota yang kerap banjir, seperti di wilayah Talang Rimbo, Jalan Baru, Jalan Sukowati, Sukaraja.
Perjuangan untuk pengusulan pembangunan jalan provinsi yang telah diakomodir oleh Gubernur Bengkulu. Seperti perbaikan jalan Simpang PUT-Kota Padang, jalan Apur-Air Nau, serta pembangunan jembatan di Desa Derati yang sudah puluhan tahun tak tersentuh perbaikan.
Rejang Lebong menjadi daerah terbaik dalam percepatan penurunan stunting. Dengan skor 79,27, dan mendapat penghargaan capaian terbaik ke-3 di Provinsi Bengkulu.
Rejang Lebong mendapat penghargaan Swasti Saba Padapa, atau penghargaan kabupaten/kota sehat. Dimana Kabupaten Rejang Lebong menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Bengkulu yang berhasil meraih penghargaan tersebut.(OIL)




