BencoolenTimes.com – Bencoolen Mall menghadirkan pameran kebutuhan persiapan pernikahan calon pengantin yang dibalut dengan event “The Wedding Collective 2026” di Main Atrium Bencoolen Mall yang berlangsung selama 12 hari, dari tanggal 21 Oktober hingga 1 November 2026.
Mengusung tema “Everything You Need To Say I Do”, pameran ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mencari inspirasi, berkonsultasi dan menemukan berbagai layanan untuk mempersiapkan pernikahan bagi calon pengantin.
Beragam kebutuhan yang ditawarkan meliputi jasa perencana pernikahan (wedding organizer), dekorasi dan pelaminan, tata rias pengantin, katering, kue pernikahan, busana pengantin hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Kepala Divisi Pemasaran dan Event Bencoolen Mall, Wiji Lestari, menyampaikan harapannya agar The Wedding Collective 2026 dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri pernikahan lokal. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga sarana untuk mempertemukan calon pengantin dengan penyedia jasa pernikahan.
”Kami berharap The Wedding Collective 2026 dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri pernikahan di Bengkulu sekaligus memudahkan masyarakat dalam mempersiapkan hari istimewa mereka,” ujar Wiji.
Ia menjelaskan, pameran tersebut dirancang agar calon pengantin dapat menemukan berbagai kebutuhan pernikahan secara lebih praktis. Dengan mengunjungi satu lokasi, calon pengantin dapat mencari referensi penyedia jasa, membandingkan layanan, serta berkonsultasi mengenai konsep pernikahan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka.
Wiji menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyedia jasa, sponsor, mitra, dan media yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi yang terjalin selama pameran berlangsung dapat mempererat hubungan antarmitra, memperluas jaringan usaha, dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan kegiatan sekaligus memperkenalkan potensi industri pernikahan kepada masyarakat yang lebih luas.
Partisipasi pelaku usaha juga menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan The Wedding Collective 2026. Salah satunya adalah Fitri Wedding Organizer yang turut ambil bagian dalam pameran tersebut.
Fitri, pemilik Fitri Wedding Organizer, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena mendapat kesempatan untuk memperkenalkan layanan usahanya kepada masyarakat melalui kegiatan tersebut.
Ia berharap pameran ini dapat menjadi ruang bagi para penyedia jasa pernikahan untuk memperkenalkan layanan, membangun relasi bisnis, serta menghadirkan gagasan kreatif bagi calon pengantin.
”Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi para vendor untuk memperkenalkan layanan, membangun relasi, dan menghadirkan ide-ide kreatif bagi masyarakat yang sedang merencanakan pernikahan,” kata Fitri.
Ia menjelaskan bahwa pernikahan bukan sekadar penyelenggaraan acara, melainkan momen istimewa yang membutuhkan persiapan dan perencanaan matang. Karena itu, konsep pernikahan perlu disesuaikan dengan harapan, kebutuhan, dan kemampuan calon pengantin.
Melalui layanan yang ditawarkan, Fitri Wedding Organizer berupaya membantu pelanggan merencanakan dan mewujudkan konsep pernikahan sesuai keinginan mereka. Kehadiran pameran seperti ini juga dinilai dapat menjadi kesempatan bagi penyedia jasa untuk menjangkau calon pelanggan sekaligus memperluas jaringan kerja sama.
Melalui kegiatan ini, pengunjung memiliki kesempatan untuk memperoleh informasi mengenai beragam layanan pernikahan secara langsung. Mereka juga dapat berkonsultasi dengan penyedia jasa untuk mendapatkan gambaran mengenai konsep acara, pilihan dekorasi, tata rias, katering, hingga kebutuhan lainnya.
Festival dan lomba tata rias tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang menggabungkan promosi layanan pernikahan dengan pengembangan kreativitas pelaku usaha di bidang kecantikan dan tata rias pengantin.
Dengan adanya kegiatan pendukung ini, The Wedding Collective 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tempat mencari kebutuhan pernikahan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku industri kreatif lokal untuk menunjukkan kemampuan dan memperluas jaringan profesional. (JUL)






