
BencoolenTimes.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu berpeluang kembali diperluas seiring masih terbatasnya jangkauan penerima manfaat. Saat ini, program tersebut baru menjangkau sekitar separuh dari total peserta didik di wilayah Bengkulu.
Hal itu disampaikan Kepala Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Provinsi Bengkulu, Gloria Erisa Melinda Situmorang, dalam kegiatan Pengarahan dan Evaluasi MBG kepada kepala satuan pelaksana, mitra, dan yayasan se-Provinsi Bengkulu di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Rabu, 21 Januari 2026.
Menurut Gloria, hingga kini terdapat 106 dapur SPPG yang telah beroperasi di Provinsi Bengkulu dan melayani sekitar 250 ribu penerima manfaat.
Sementara berdasarkan data Dapodik, jumlah peserta didik di Bengkulu mencapai sekitar 530 ribu orang. Artinya, baru sekitar 50 persen peserta didik yang mendapatkan manfaat program MBG.
”Ke depan akan ada penambahan kuota izin pendirian dapur SPPG secara bertahap dan berjenjang,” kata Gloria.
Ia menjelaskan, penambahan dapur SPPG akan diprioritaskan untuk wilayah yang sulit dijangkau, seperti Pulau Enggano dan Lebong Tandai. Meski demikian, pendirian dapur tetap diarahkan untuk melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat, terutama sebagai relawan dapur.
Selain peserta didik, Gloria menyebut data penerima manfaat dari kelompok rentan, seperti ibu hamil dan ibu menyusui, bersifat dinamis sehingga peluang penambahan dapur SPPG masih terbuka.
”Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya agar pelaksanaan MBG di Bengkulu semakin optimal dan menjangkau seluruh sasaran secara lebih merata,” tutup Gloria. (PUL)



