BencoolenTimes.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan kepada mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu untuk membangun dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Kepala BGN, Irjen Pol. Sony Sonjaya saat menghadiri acara Pengarahan dan Evaluasi Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Mitra dan Yayasan Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu, 21 Januari 2026.
Sony menegaskan, pembangunan dapur SPPG harus dilaksanakan secara optimal, pihaknya pada tahun ini akan melakukan penilaian secara langsung terhadap pemenuhan sarana dan prasarana dapur SPPG.
”Pada tahun 2026, kami akan melakukan grading, artinya melakukan penilaian. Mana SPPG yang memenuhi sarana-prasarana, mana yang tidak. Dan tidak menutup kemungkinan apabila memang SPPG yang betul-betul di bawah standar, kami akan putus kontraknya. Karena jangan sampai program ini dilaksanakan asal-asalan,” tegasnya.
Sony mengharapkan agar para mitra mendukung pelaksanaan Program MBG ini secara baik dan optimal. Kata Sony, mungkin pada awalnya ada yang membangun secara terburu-buru, karena ingin memberikan pelayanan yang cepat maka ini harus diperbaiki.
”Kami mengingatkan kepada mitra bahwa program MBG harus didukung secara optimal,” harap Sony.
Disisi lain, Sony juga mengingatkan agar Satgas MBG di Kabupaten/Kota terus mendorong pertumbuhan SPPG dan memikirkan kebutuhan bahan pokok MBG di daerah masing-masing.
“Jangan sampai uang miliaran yang dikirim oleh pemerintah pusat setiap hari ke Bengkulu dialirkan ke daerah lain. Sebagai contoh, kebutuhan pisang ternyata tidak dapat dipenuhi sehingga akhirnya membeli pisang dari daerah lain,” ingat Sony.
Ia membeberkan, setiap masing-masing daerah harus melakukan penambahan perkebunan, peternakan dan yang berkaitan kebutuhan bahan pokok lainnya dengan cara melibatkan masyarakat.
”Misalkan melalui urban farming, vertical garden, rooftop gardening, itu banyak metode-metodenya,” beber Sony.
Sebagaimana diketahui, saat ini sudah berdiri 114 SPPG di Bengkulu dan telah melayani lebih dari 583 ribu penerima manfaat. Mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui dan peserta didik. Jumlah tersebut akan ditingkatkan pada tahun 2026 ini sesuai dengan kebutuhan di Bengkulu. (JUL)




