
BencoolenTimes.com – Bukan hanya Lebong, hujan deras yang mengguyur hampir diseluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, juga berdampak pada aliran sungai di Kabupaten Seluma.
Bukan hanya Lebong, beberapa wilayah desa/kelurahan di Kabupaten Seluma juga mulai di landa banjir akibat hujan deras yang masih mengguyur di beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu hingga Minggu malam, 5 April 2026.
Banjir Bandang pertama dilaporkan terjadi di Desa Lubuk Resam, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma. Dimana luapan air sungai merendam sedikitnya 30 rumah warga.
Kepala desa setempat telah menginstruksikan warga terdampak untuk segera mengungsi demi keselamatan. Tak lama berselang, banjir juga melanda Desa Air Keruh, Kecamatan Ulu Talo sekitar pukul 22.00 WIB.
Bahkan informasinya, ketinggian air mencapai 3 meter hingga masuk ke permukiman warga. Data sementara mencatat sedikitnya 25 rumah terdampak, dengan 30 kepala keluarga atau sekitar 150 jiwa terpaksa mengungsi.
Dikonfirmasi wartawan, Camat Ulu Talo, Reza Muftadi, menyebut sejumlah fasilitas umum turut terdampak, di antaranya kantor desa dan gedung BUMDes ikut terendam bajir. ‘’Sekitar 150 jiwa sudah mengungsi dan fasilitas umum juga ikut terdampak,’’ sampai Reza.
Selang satu jam kemudian, luapan air dari wilayah hulu mengalir ke Desa Muara Danau, Kecamatan Talo dan di informasikan, sekitar pukul 22.30 WIB, debit air sungai meningkat dan merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Di desa ini, di kabarkan sebanyak 70 rumah terdampak dengan total 99 kepala keluarga atau 288 jiwa.
Camat Talo, Agus Dermawan, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan kerusakan sambil memprioritaskan evakuasi warga. ‘’Yang utama saat ini adalah menyelamatkan warga untuk segera mengungsi, karena curah hujan masih tinggi,’’ sebut Agus.
Dilanjutkan Agus, sejumlah fasilitas umum di Desa Muara Danau juga ikut terdampak, seperti masjid, SD 60 Seluma dan musala. ‘’Bukan hanya pemukiman warga, sejumlah fasilitas umum juga ikut terendam banjir,’’ imbuh Agus.
Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, Arben menyampaikan, pihaknya telah menginstruksikan personel untuk siaga dan memantau kondisi terkini di lokasi terdampak. ‘’Kami masih melakukan inventarisasi dampak banjir, karena hujan masih terus turun,’’ ungkap Arben.
Arben menambahkan, tim BPBD saat ini tengah berupaya menjangkau Desa Lubuk Resam dan Desa Air Keruh guna melakukan penanganan dan mitigasi di lapangan. ‘’Personel sedang menuju lokasi untuk memberikan bantuan dan melakukan langkah penanganan,’’ singkat Arben.(LRS)





