BencoolenTimes.com, – Kawasan Wisata Pantai Panjang Kota Bengkulu selalu ada kasus tenggelam terjadi setiap tahunnya. Terbaru, 5 wisatawan asal Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan meninggal dunia akibat tengelam saat mandi di Pantai Panjang.
Dari kasus ini, bagi pemerintah Provinsi Bengkulu bersama stakeholder terkait lainnya menjadi bahan evaluasi.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si menyampaikan, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu akan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan kawasan pantai panjang yang saat ini telah menjadi kewenangan Pemprov Bengkulu.
“Ke depan dengan adanya kejadian sering tenggelam di kawasan pantai panjang ini. Tentunya kita akan melakukan evaluasi secara menyeluruh dan dapat dijadikan pembelajaran bagi kita agar lebih waspada dan berhati-hati,” jelasnya, Kamis (4/5/2023).
Khairil Anwar mengatakan, kawasan pantai panjang merupakan salah satu kawasan rawan terjadinya kecelakaan laut yakni kasus tenggelam. Oleh sebab itu, upaya untuk mencegah kecelakaan terjadi harus terus dimaksimalkan, mulai dari himbauan atau larangan mandi di pantai lebih intensif kembali.
“Pemerintah sudah memasang tanda larangan untuk tidak berenang di pantai, jadi kita berharap dan menghimbau kepada pengunjung agar jangan sekali-kali mencoba untuk bermain air atau mandi di kawasan pantai panjang ini. Kawasan aman untuk bermain dan mandi sudah kita siapkan yakni di kawasan pantai Zakat,” ujar Khairil.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Jaduliwan mengungkapkan, BPBD Provinsi Bengkulu akan terus berupaya melakukan mencegah agar tidak terjadi kecelakaan di kawasan pantai berulang.
“Kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan dalam waktu dekat ini direncanakan laksanakan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi. Sehingga kejadian kasus tenggelam di pantai panjang tidak terulang kembali,” tukasnya. (JRS)






