0BencoolenTimes.com, – Nama Dempo Xler SIP MAP sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat Provinsi Bengkulu, khususnya di Kota Bengkulu.
Baik itu dari kalangan milenial, generasi Z hingga kalangan masyarakat lainnya. Sosok Dempo yang saat ini menjadi sebagai Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu dinilai sebagai anggota dewan dapil Kota Bengkulu yang memiliki karakter.
Apalagi selama menjabat kurang lebih 4 tahun di DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo dinilai selalu dekat dengan semua kalangan. Etika santun dan berwibawa itu, membuat Dempo terus mendapatkan banjir dukungan. Tentunya untuk kembali duduk menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Bengkulu, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak 14 Februari 2024 mendatang.
Salah satu warga Pematang Gubernur Kota Bengkulu Evi Angraini mengatakan, Dempo menjadi sosok yang bisa menjadi contoh anak muda di Provinsi Bengkulu.
“Kita akan berjuang bersama, agar Bang Dempo bisa kembali mewakili kami di DPRD Provinsi Bengkulu,” terang Evi, usai hadir dalam kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula dan genarsi Z di Hotel Adeva Bengkulu, Senin (23/10/2023).
Saat belum menjadi anggota dewan hingga telah menjadi anggota dewan, Dempo Xler selalu dekat dengan masyarakat. Tidak hanya dekat, namun juga membantu apa yang menjadi keluhan masyarakat. Bahkan sudah banyak generasi muda yang tumbuh berkembang, menjadi pemuda produkfitf, hasil binaanya.
“Banyak yang sudah dibantu dengan beliau, khususnya orang kecil. Kami merasakan apa yang telah beliau perbuat selema ini,” tambahnya.
Evi mengatakan, Dempo menjadi sosok yang layak kembali duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi Bengkulu. Apalagi saat ini, Dempo sudah matang maju kembali menjadi anggota DPRD Provinsi Bengkulu dapil Kota Bengkulu, dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Niat baik, tentu harus disambuat baik oleh masyakarat. Karena saat menjadi anggota dewan, Dempo dikenal aktif dan lantang memberikan suara menyampaikan aspirasi masyarakat di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu. “Edukasi ini penting saya sampaikan, agar masyarakat tidak salah memilih wakil rakyat,” ujar Evi.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler SIP MAP mengatakan, pendidikan politik penting untuk pemilih pemula sebagai generasi yang cerdas.
“Pemilih pemula bisa berkembang ke masyarakat, agar pemilu itu menjadi pemilu berkualitas. Maka melalui pendidikan politik, memberikan pencerahaan pemilu itu bukan pemilu yang seram. Pemilu itu pesta demokrasi, bergembira, menjadi pestanya masyarakat Indonesia,” terang Dempo.
Menurut Dempo, masyarakat bisa memilih wakil rakyat yang berkualitas dan berintegritas melalui kontestasi politik setiap 5 tahun sekali ini. Jika dipilih wakil rakyat berkualitas dan berintegritas, maka akan banyak perubahan pembangunan di daerah.
“Jadi wakil rakyat yang dipilih itu, akan mampu menyusun regulasi dan penata pembangunan, seperti yang diinginkan rakyat. Karena rakyat menitipkan amanah 5 tahun itu, agar wakil rakyatnya menyusun pembangunan dan memajukan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Tidak hanya itu, wakil rakyat yang dipilih nanti juga harus cerdas. Memiliki intelektual yang tinggi, punya keberanian dan troboson pembangunan daerah.
“Upaya-upaya kecerdasaran politik seperti ini, tentu bisa dilakukan oleh semua pihak. Parpol, pemerintah, ormas dan lainnya. Agar rakyat nanti, dalam Pemilu tidak lagi gamang memilih siapa. Karena rakyat sudah diarahkan memilih orang yang layak menjadi wakil rakyat,” tutup Dempo. (JRS)






