Home Info Daerah Desa Pondok Panjang, Mukomuko Berduka

Desa Pondok Panjang, Mukomuko Berduka

Desa Pondok Panjang
BERDUKA: Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko sedang berduka, Sabtu pagi, 4 April 2026, Balita berusia 3 tahun, ditemukan sudah meninggal dunia.

BencoolenTimes.com – Desa Pondok Panjang, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko sedang berduka. Sabtu pagi, 4 April 2026, seorang Balita berusia 3 tahun, ditemukan sudah meninggal dunia.

Desa Pondok Panjang dalam suasana berduka, seorang Balita berusia 3 tahun, salah satu buah hari warga mereka bernama Fazian Nugraha yang sempat hilang semalaman, ditemukan sudah tidak bernyawa.

Diketahui sebelumnya, Jumat malam, 3 April 2026, korban ikut orang tuanya ke hajatan di desa setempat. Saat itu, korban diduga lepas dari pengawasan orang tuanya.

Meskipun sudah dilakukan pencarian, hingga tengah malam, korban tidak juga diketahui keberadaannya. Sehingga keluarga dan warga melakukan upaya pencarian yang difokuskan pada Saluran Irigasi yang ada di belakang lokasi hajatan.

Namun hingga tengah malam, korban tidak juga ditemukan, hingga akhirnya sekitar pukul 06.30 WIB, upaya pencarian yang dilakukan membuahkan hasil.

Korban ditemukan di saluran irigasi tersebut, namun jaraknya kurang lebih sudah dua kilometer dari lokasi awal dinyatakan hilang atau dari lokasi hajatan dengan kondisi meninggal dunia.

Kepala Desa (Kades) Pondok Panjang, Abdul Karim kepada wartawan menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut. Dirinya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah ikut membantu pencarian korban.

‘’Atas nama Pemerintah Desa Pondok Panjang, kami menyampaikan duka yang mendalam dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut melakukan pencarian,’’ ucap Kades.

Ditambahkan Kades, mereka juga meminta maaf kepada petani yang terdampak saat proses pencarian korban dilakukan. Lantaran aliran air irigasi dimana korban ditemukan sempat ditutup sementara.

‘’Kita juga meminta maaf kepada petani yang ikut terdampak karena saat proses pencarian, aliran air irigasi ditutup sementara. Kita juga mengimbau dan berharap, ini bisa menjadi pelajaran untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak,’’ tambah Kades.

‘’Kita mendoakan, semoga Almarhum anak kita Fazian Nugraha, wafat dalam keadaan Husnul Khatimah. Serta semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan,’’ imbuh Kades.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version