
BencoolenTimes.com – Diduga edarkan uang palsu, warga Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu berinisial AR (47), Senin, 6 Juli 2026, nyaris jadi amukan massa di kawasan Pasar Barukoto 2, Kelurahan Malabero, Kota Bengkulu.
Diduga edarkan uang palsu, warga Kelurahan Surabaya berinisial AR, diamankan anggota Opsnal Polsek Teluk Segara yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu WBL. Tobing, sebelum sebelum massa bertindak lebih jauh.
Kronologis kejadian, AR diduga melakukan aksi peredaran uang palsu dengan modus berbelanja kebutuhan pokok seperti telur beras dan minyak goreng di kawasan Pasar Barukoto 2.
Aksinya yang menggunakan uang palsu pecahan Rp 20 ribu tersebut terendus para pedagang. Untung saja, anggota Polsek Teluk Segara sigap setelah mendapatkan laporan terkait aksi AR tersebut.
Anggota Polsek Teluk Segara langsung mengamankan terduga pelaku AR sebelum dihakimi massa yang sudah mulai emosi di kawasan Pasar Baru Koto 2 tersebut.
AR diamankan bersama uang diduga palsu pecahan Rp 20 ribu dan dibawa ke Polsek Teluk Segara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Teluk Segara, AKP Noprizal melalui Kanit Reskrim Iptu WBL. Tobing membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap asal-usul uang yang diduga palsu, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredarannya.
‘’Pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan guna upaya pengembangan penyidikan. Terutama untuk memastikan dari mana uang yang diduga palsu tersebut diperoleh pelaku,’’ sampai Kanit Reskrim.
Sementara itu, salah satu pedagang bernama Elnida, yang sempat dibincangi wartawan di kawasan Pasar Barukoto menjelaskan, mereka awalnya tidak sadar kalau uang yang digunakan pelaku merupakan uang palsu.
‘’Kami baru sadar setelah pelaku ini diamankan polisi di kawasan pasar Baru Koto ini. Sebelumnya kami tidak sadar kalau uang dari AR ini diduga uang palsu,’’ jelas Elnida yang lapaknya menjadi tempat pelaku membeli telur.
Saat ini, AR masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Teluk Segara. Penyidik terus mendalami dugaan tindak pidana tersebut, termasuk menelusuri sumber uang yang diduga palsu serta kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam proses pembuatan maupun peredarannya.(OIL)





