Home Hukum Direktur CV LBN dan Istrinya Masih Diamankan Polresta Bengkulu

Direktur CV LBN dan Istrinya Masih Diamankan Polresta Bengkulu

Direktur CV LBN
Kasta Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Sujud Alif Yulam Lam.

BencoolenTimes.com – Direktur CV Lautan Biru Nusantara (LBN) berinisial FL dan istrinya berinisial TL, hingga Selasa siang, 18 Februari 2025, masih diamankan di Polresta Bengkulu.

Direktur CV LBN dan istrinya, FL serta TL, masih menjalani pemeriksaan di Polresta Bengkulu, terkait masalah puluhan mahasiswa dan dosennya yang tidak jadi berangkat Praktek Lapangan ke Pulau Jawa dan terlantar di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu pada Senin, 17 Februari 2025.

Sementara itu, Polresta Bengkulu sendiri mengamankan pasutri dari pihak Biro Jasa Perjalanan CV LBN, setelah perwakilan rombongan yang gagal berangkat tersebut membuat laporan resmi.

Laporan yang dibuat terkait dugaan penipuan dan penggelapan terhadap 80 orang mahasiswa dan dosen Fakultas Hukum yang gagal berangkat untuk praktek lapangan sekaligus study tour ke Yogyakarta dan Kota Malang, Jawa Timur.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno, melalui Kasat Reskrim, AKP Sujud Alif Yulam Lam mengungkapkan, keduanya masih menjalani proses pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

‘’Keduanya kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan atau dimintai keterangan terkait laporan dari pihak yang gagal berangkat dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Sekaligus untuk pembuktian adanya peristiwa pidana atau tidak dari perkara ini,’’ kata Sujud.

Sujud menjelaskan bahwa, berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan, bahwa uang yang telah disetorkan pihak kampus ke CV LBN sebesar Rp 531 juta lebih dan uang tersebut oleh pihak CV LBN sudah dibayarkan untuk biaya tiket, pesawat, penginapan dan biaya perjalanan untuk mahasiswa serta dosen melakukan study tour.

‘’Untuk uang sebesar Rp 221 juta telah diserahkan pihak CV LBN kepada pihak ketiga untuk mengurus biaya jasa penerbangan. Ada buktinya, namun untuk sementara ini masih kami dalami lagi,’’ imbuh Sujud.

Sebelumnya, Senin pagi hingga siang, 17 Februari 2025, di Bandara Fatmawati Soekarno, sempat terjadi kehebohan. Lantaran rombongan 80 mahasiswa dan 20 dosen daro Kampus Unihaz Bengkulu, terlantar dan gagal berangkat.

Padahal, mereka sudah membayar kepada pihak Biro Jasa Perjalanan CV LBN dan dijanjikan berangkat pukul 08.00 WIB dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Namun hingga siang, kepastian keberangkatan belum didapati dan pengakuan pihak bandara, memang tidak ditemukan pemesanan tiket pesawat atas nama rombong mahasiswa dan dosen tersebut.

Hingga akhirnya, Senin sore, perwakilan Mahasiswa dan Dosen dari Unihaz tersebut mealporkan kejadian tersebut kepada Polresta Bengkulu dan pihak Polresta Bengkulu sempat mengamankan dua orang pria dan satu perempuan dari pihak CV LBN.(JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version