
BencoolenTimes.com,- Gubernur apresiasi semangat dan tekad masyarakat Kabupaten Kepahiang dalam memakmurkan masjid. Hal ini diungkapkannya saat melakukan safari ramadhan di Masjid Nurul Iman Desa Kuto Rejo Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, Sabtu (1/4/2023).
“Jika kita sudah memiliki tekad kuat dalam membangun dan memakmurkan Masjid tentu pasti akan terwujud,” ujar Gubernur apresiasi usai salat isya dan taraweh bersama masyarakat Desa Kuto Rejo.
Gubernur menyatakan dirinya tidak pernah menolak proposal pembangunan Masjid ataupun rumah ibadah lainnya yang masuk, seluruhnya diterima dengan baik. Ini sebagai bukti, masyarakat masih membutuhkan perhatian dari pemerintah.
“Antusias masyarakat Kepahiang dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan sungguh sangat luar biasa, ini sangat bagus tentunya dan saya selalu menerima setiap proposal yang masuk. Namun, tentunya harus sesuai kriteria jika layak dibantu langsung kita bantu,” jelas Gunernur.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepahiang, Zurdi Nata mengungkapkan, momen safari Ramadhan ini sangat dinanti masyarakat. Dimana dapat bertatap muka langsung dengan Gubernur dan menerima bantuan untuk pembangunan Masjid.
“Sinergi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kepahiang selama ini terjalin sangat baik, disetiap kesempatan, Gubernur selalu hadir dan membantu Kepahiang. Semoga kedepan sinergi terus terjalin, sehingga masyarakat Kepahiang semakin maju dan sejahtera,” terang Zurdi Nata.
Bantuan pemerintah itu untuk beberapa Masjid, diantaranya, Masjid Al Hidayah Talang Pito, Masjid Baitul Jannah, Masjid Jamik Ibadurrahman, dan Masjid Nurul Huda Kelilik Rp. 100 juta.
Kemudian, Masjid Al Hidayah Air Raman, Masjid Nurul Huda Pasar Setanjung, Masjid Nurul Iman Taba Baru, Masjid Nurul Iman Kuto Rejo, Masjid Nurul Iman Sungai Jernih, dan masjid Sabilil Muttaqin senilai Rp. 50 juta
Lalu Masjid Darul Hikmah Batu Belarik, Masjid Masjid Darussalam Cinto Mandi, Masjid Miftahul Jannah Bukit Menyan Rp. 40 juta, dan terakhir Masjid Masjid Al Hijrah, Masjid Asy syariah, Masjid Nurul Huda Kampung Bogor Rp 30 juta.
Selain bantuan dana, bantuan lainnya seperti alat dengar, kursi roda, bantuan dhuafa dari Baznas, KNPI Kepahiang, Kemenag, dan Bank Bengkulu disalurkan pemerintah. (JRS)





