
BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan tegaskan komitmen Program Daerah, Pemerintah Provinsi (pemprov) Bengkulu selaras dengan kebijakan Nasional.
Ini disampaikan saat kegiatan Sidang Paripurna III Masa Persidangan II DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat, 15 Agustus 2025 di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.
Usai sidang, Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemprov Bengkulu terkait Program Daerah yang saat ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden RI dalam pidatonya.
‘’Sebagai gubernur, bawahan presiden, kita semua tegak lurus. Soal efisiensi sudah kita jalankan. Kita fokus membangun infrastruktur, bahkan tahun ini anggarannya terbesar, Rp 600 miliar, belum pernah sebelumnya,’’ sampai Gubernur Helmi Hasan yang menghadiri kegiatan didampingi Wagub Bengkulu, Mian.
Gubernur Helmi Hasan juga menyebut, peningkatan layanan kesehatan dan pertanian di Provinsi Bengkulu akan terus ditingkatkan. Mulai dari fasilitas, pelayanan, hingga infrastruktur penunjang lainnya.

‘’Kita akan membagikan 130 unit ambulan untuk desa-desa pada HUT ke-80 RI, memperbaiki ruang Fatmawati di RSUD M. Yunus agar dapat digunakan kembali, dan mencetak sawah di Pulau Enggano. Merah Putih adalah simbol persatuan dan kesatuan,’’ imbuh Gubernur Helmi Hasan.
Untuk diketahui, Rapat yang digelar di Ruang Rapat Paripurna tersebut mengagendakan penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka pengantar Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2026.
Momentum ini menjadi kesempatan penting bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memahami arah kebijakan nasional dan menyelaraskannya dengan program-program pembangunan daerah.
Dengan mendengarkan langsung pidato kenegaraan, Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian memperoleh gambaran jelas mengenai prioritas pembangunan nasional serta peran yang dapat diambil Provinsi Bengkulu dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut.
Pidato kenegaraan Presiden RI terkait RUU APBN 2026 memuat visi dan misi pemerintah pusat dalam mengelola keuangan negara. Rapat paripurna ini juga menjadi sarana bagi pemerintah provinsi untuk menyerap kebijakan dan aspirasi yang disampaikan pemerintah pusat, sehingga dapat diimplementasikan secara efektif di daerah.
Kehadiran Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, demi mendorong kemajuan dan perkembangan Provinsi Bengkulu sejalan dengan sasaran pembangunan nasional.(OIL/RMC)





