Home Info Daerah Ini Visi dan Misi Serta Program Unggulan Cagub & Cawagub Helmi-Mian

Ini Visi dan Misi Serta Program Unggulan Cagub & Cawagub Helmi-Mian

Helmi-Mian.

BencoolenTimes.com, – Pasangan Calon Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Calon Wakil Gubernur Bengkulu Mian telah merilis visi dan misi untuk Bengkulu kedepan serta menawarkan program unggulan kepada masyarakat ketika nanti terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu 2024.

* Visi : Bengkulu Maju yang Religius, Sejahtera dan Berkelanjutan

Untuk mencapai Bengkulu maju yang Religius, Sejahtera dan Berkelanjutan, perlu dilakukan oleh segenap lapisan masyarakat yang saling bersinergi dan kolaborasi, maka visi Calon Gubernur H. Helmi Hasan dan Wakil Gubernur H. Mian adalah:

1. Setiap warga Bengkulu memiliki sikap dan prilaku yang taat terhadap nilai-nilai agama, toleran dan hidup rukun”

2. Terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak secara ekonomi, tingkat pendidikan yang memadai, derajat kesehatan yang baik sehingga warga Bengkulu dapat hidup layak secara fisik maupun non fisik”

3. Upaya yang terencana dalam memadukan aspek lingkungan hidup, sosial dan ekonomi untuk menciptakan warga provinsi Bengkulu yang bahagia”.

* Empat Misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Helmi-Mian

Untuk mencapai Visi Gubernur dan Wakil Gubernur dilakukan melalui 4 (empat) Misi, yaitu:

1. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, akuntabel dengan membangun sumber daya manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi, berbudaya, profesional serta religius

2. Mempercepat ketersediaan infrastruktur dasar dan strategis serta konektivitas wilayah

3. Terciptanya kesejahteraan yang berkeadilan sosial, demokratis dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, terutama kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan Rasa Aman

4. Menciptakan keselarasan pembangunan ekonomi pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata dan pertambangan dengan mengutamakan hilirisasi yang berdasarkan pembangunan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur, terdapat 14 program unggulan yang menjadi pusat perhatian khusus selama 5 (lima) tahun kedepan untuk dilaksanakan.

Program tersebut akan dikawal pelaksanaannya oleh Gubernur dan Wakil Gubernur agar pelaksanaan tahapan pertama 5 tahun kedepan RPJPD Provinsi Bengkulu tahun 2025-2045 dapat berjalan dengan baik.

* Berikut Program Unggulan Helmi-Mian

1. Percepatan Peningkatan Kualitas Jalan dan Jembatan yang Ada di Provinsi Bengkulu melalui Program Seribu Jalan Mulus.

Tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan yang baik di Provinsi Bengkulu menjadi prioritas utama saat ini. Tersedianya infrastruktur jalan dan jembatan yang baik akan membawa pengaruh yang signifikan terhadap aksebilitas dan konektivitas masyarakat. Infrastruktur sebagai sarana penghubung konektivitas antar wilayah dapat menggerakkan roda perekonomian daerah. Aktifitas perekonomian yang bercirikan transaksi jual-beli sangat membutuhkan konektifitas antar wilayah agar terjadi pertukaran barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lain. Untuk kelancaran pergerakkan masyarakat dan barang, kualitas jalan dan jembatan sangat diperlukan. Panjang jalan dengan kondisi Baik/Mantap hanya sepanjang 758,17 km (57,25%) dari 1.330,12 Km yang menjadi kewenangan Provinsi. Sedangkan sepanjang 571,95 Km dalam keadaan kurang baik/rusak (42,75%). Begitu pula kondisi Jembatan yang ada sepanjang 31,86% kondisinya kurang baik/rusak. Kondisi jalan dan jembatan dalam keadaan kurang baik dan rusak tersebut akan ditingkatkan selama 5 tahun kedepan menjadi 75 s.d 80% jalan provinsi dengan kondisi baik/mantap. Konektivitas wilayah perlu juga didorong dengan membuka jalan baru antar kabupaten, antar provinsi dan mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional berupa jalan tol serta pengembangan pelabuhan laut dan udara. Akan diupayakan pula pembangunan pelabuhan penyangga untuk Batubara dan CPO agar kualitas jalan nasional maupun kabupaten tetap terpelihara.

2. Menjamin Seluruh Masyarakat Provinsi Bengkulu mendapatkan BPJS Gratis Dalam Rangka Mewujudkan Universal Health Coverage

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Bengkulu tahun 2023 sebesar 74,3, masih tergolong sangat rendah dan peringkat ke enam dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Kesehatan salah satu bagian penting dari IPM, indeks sebesar 74,3 itu dapat diartikan aksebilitas masyarakat terhadap fasilitas kesehatan masih sangat terbatas. Untuk mendekatkan aksebilitas terhadap pelayanan kesehatan. terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dipastikan akan mendapatkan BPJS gratis. Dilihat dari rasio jumlah desa di Provinsi Bengkulu sebanyak 1.514 dengan jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebanyak 179 Puskesmas masih sangat kecil yakni setiap 1 FKTP melayani 8,5 Desa. Dengan ratio tersebut, dapat diartikan aksebilitas masyarakat untuk mendapatkan kesehatan masih sangat rendah. Dengan demikian diperlukan kepastian warga. masyarakat mendapatkan BPJS gratis bagi warga miskin dan penambahan fasilitas kesehatan tingkat pertama disetiap wilayah agar derajat kesehatan masyarakat meningkat.

3. Tersedianya Ambulans Gratis setiap Desa

Tersedianya ambulans gratis bagi setiap warga yang membutuhkan agar kisah pilu warga Kabupaten Kaur untuk mengangkut jenazah anaknya dengan memasukkan di dalam tas dan warga Kabupten Kepahiang membawa jenazah memakai motor tidak terulang lagi di Provinsi Bengkulu. Dengan tersedianya ambulans gratis, akan memudahkan masyarakat untuk segera mendapatkan pelayanan kesehatan emergency.

4. Tersedianya Moda Angkutan Darat Perkotaan Gratis Setiap Kabupaten/Kota.

Masyarakat perlu diberi kemudahan mendapatkan sarana transportasi yang memadai agar memudahkan mobilisasi masyarakat dalam kehidupannya sehari- hari. Ketersediaan angkutan umum bebas tarif (gratis) ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon diperkotaan serta memberikan keringanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah terhadap mobilitas sosialnya. Sarana Transportasi gratis ini akan menjalani jalur utama kota disetiap Kabupaten/Kota

5. Menurunkan Harga BBM Non Subsidi

Tingginya harga BBM menyebabkan naiknya biaya produksi dan transportasi sehingga harga barang-barang menjadi lebih mahal, daya beli masyarakat menjadi rendah. Hal ini dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu tingginya harga BBM sangat berpengaruh terhadap investasi khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

BBM jenis bio solar dan pertalite terdapat pembatasan dipasaran sehingga klasifikasi kenderaan yang menggunakan atau yang tidak menggunakan BBM non subsidi sulit ditakar. Tidak menutup kemungkinan sebagian kendaraan angkutan barang menggunakan BBM non subsidi dengan alasan efisiensi karena bila membeli BBM subsidi akan mengalami antri sampai harian. Di dalam proses produksi dan distribusi barang, sampai barang tersebut di pasar- pasar publik, komponen angkutan barang sebesar 25% – 30% pembiayaan berasal dari transportasi. Penurunan harga BBM non subsidi tersebut menjadi salah satu formula untuk menekan harga pokok penjualan sehingga dapat menekan inflasi.

6. Menjamin Anak Bangsa Merdeka Ijazah

Tanda bukti menyelesaikan pendidikan formal adalah Ijazah. Selain dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi, ijazah juga digunakan sebagai salah satu syarat mencari pekerjaan untuk masa depan anak bangsa. Kadangkala ketidakmampuan ekonomi, kewajiban peserta didik tidak dapat terpenuhi sehingga pihak sekolah menahan ijazah siswa tersebut.

Akibatnya, anak bangsa tidak dapat menggapai masa depannya dengan baik. Program ini akan menjamin setiap anak bangsa yang bermasalah dengan ekonomi orangtuanya akan dibebaskan dari kewajiban yang mengakibatkan ijazahnya tertahan.

7. Mengangkat dan Menyantuni Anak Yatim

Masyarakat yang religius adalah masyarakat yang peduli kepada orang-orang yang mengalami kesulitan. Jiwa welas asih dan gotong royong dalam berbangsa dan bernegara perlu kita bangun sebagai upaya membangun kebersamaan agar mendapatkan keberkahan dan ridho dari Allah SWT. Program ini nantinya mewajibkan setiap pejabat pemerintahan dan menggerakkan masyarakat agar turut serta untuk mengangkat dan menyantuni anak yatim.

8. Memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis UMKM dan pemberdayaan pemerintahan desa dengan penguatan BUMDes, Desa Wisata melalui One Vilage-One Product.

Peningkatan skala ekonomi dengan pelibatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta kewirausahaan merupakan langkah penting dalam pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi. Dengan diberikannya peluang usaha kepada UMKM, harapan kita jumlah UMKM saat ini (2023) sejumlah 34.371 unit usaha, meningkat menjadi 60.000 UMKM hingga akhir tahun 2029. Kelembagaan dan SDM Pemerintahan Desa perlu juga dilakukan penguatan agar tatanan pemerintahan desa/kelurahan hingga provinsi memiliki kualitas yang bersifat melayani dan mengayomi.

* Penguatan BUMDes

Penguatan dan pemberdayaan pemerintahan, BUMDes yang sehat diharapkan dapat menciptakan Desa Mandiri. Dari data tahun 2023, BUMDes yang masih berjalan (aktif) saat ini berjumlah 450 unit. Harapan kita dari 1514 Desa yang ada masing-masing memiliki 1(satu) unit BUMDes. Selanjutnya untuk mendorong dan menumbuhkembangkan ekonomi kreatif di setiap desa, akan dimunculkan Desa Wisata. Dengan demikian, perekonomian desa akan berkembang dan berjalan dengan baik dari berbagai sektor.

9. Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan Melalui Bibit, Peralatan Pertanian, Alat Tangkap dan Stabilisasi Harga Dengan Mengembangkan Pusat-pusat Pengolahan Agropolitan.

Produksi pertanian dalam arti luas perlu ditingkatkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan dengan meningkatkan produksi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kelautan dan kehutanan. Peningkatan produksi dapat dilakukan melalui berbagal program intensifikasi dan ekstensifikasi. Kedua program tersebut dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengutamakan komoditas unggulan dan mencapai swasembada pangan. Untuk menjaga ketahanan pangan, lahan tanaman padi di Provinsi Bengkulu saat ini seluas 56.803 Ha harus dipertahankan dari alih fungsi lahan dan pula penambahan lahan dengan mencetak lahan baru.

Peningkatan produksi dapat dilakukan melalui berbagai program intensifikasi dan ekstensifikasi. Kedua program tersebut dapat dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengutamakan komoditas unggulan dan mencapai swasembada pangan. Untuk menjaga ketahanan pangan, lahan tanaman padi di Provinsi Bengkulu saat ini seluas 56.803 Ha harus dipertahankan dari alih fungsi lahan dan akan dilakukan pula penambahan lahan dengan mencetak lahan baru.

Produksi padi ditingkatkan dari 4,9 ton per hektar akan menjadi 5 ton per Ha. Perkebunan rakyat perlu juga mendapat perhatian, baik itu kelapa sawit, karet dan kopi. Pemerintah Daerah berkewajiban menjamin ketersediaan dan akses mendapatkan pupuk, bibit, benih dan pestisida kepada petani. Di setiap desa juga akan didorong untuk membangun kelembagaan ekonomi dan produksi agar berdiri kawasan agropolitan. Upaya itu dilakukan untuk mendapatkan sarana produksi yang kompetitif dan harga panen yang lebih menjamin kesejahteraan.

10. Meningkatkan Kesejahteraan ASN dengan Menaikkan TPP, Insentif atau Jasa Medis

Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi penentu keberhasilan implementasi kebijakan dan pelayanan publik pada birokrasi dan proses penyelenggaraan pemerintahan. Agar mereka dapat melayani dan bekerja dengan disiplin, profesional dan produktif, kesejahteraannya perlu menjadi perhatian. Secara berkala akan dilakukan peningkatan kesejahteraan pegawai dengan menaikkan TPP, insentif atau jasa medis bagi seluruh ASN, guru, para medis dan dokter spesialis.

11. Tersedianya stadion sepak bola bertaraf Internasional dan meningkatkan prestasi Olahraga

Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan sarana dan prasarana olah raga, akan dibangun stadion sepak bola bertaraf internasional. Dengan adanya sarana olah raga kelas dunia, akan memacu semangat generasi muda dan atlet olahraga di Provinsi Bengkulu untuk menghasilkan prestasi baru di dunia olahraga.

12. Pendirian Rumah Sakit Khusus Jantung, Kanker dan Ginjal.

Pengaruh fasilitas, kecepatan dan ketepatan pelayanan rumah sakit sangat berpengaruh untuk kesembuhan pasien. RSUD M. Yunus sebagai rumah sakit rujukan di Provinsi Bengkulu saat ini telah penuh sesak akibatnya ruang perawatan dibangun tidak tertata dengan baik sehingga mempengaruhi pelayanan dan kenyamanan pasien. Untuk penguraian jumlah pengunjung dan pelayanan maka pendirian rumah sakit khusus di Provinsi Bengkulu sudah sangat dibutuhkan seperti rumah sakit jantung, kanker dan uronefrologi (ginjal). Dengan demikian, pelayanan kepada warga Provinsi Bengkulu dapat ditingkatkan tanpa melakukan rujukan ke rumah sakit di luar Provinsi.

Dari data Rekapitulasi Top 10 penyakit rawat jalan dan rawat inap di RSUD M. Yunus Bengkulu Tahun 2023, dimana ketiga jenis penyakit tersebut menjadi kunjungan terbanyak. Pada rawat jalan penyakit Jantung sebesar 7.660 kasus, kanker 3.925 kasus dan Uronefrologi berjumlah 2.291 kasus untuk rawat inap Penyakit jantung sebesar 1.987 kasus, kanker 734 kasus dan Uronefrologi berjumlah 237 kasus. (BAY)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version