Home Berita pemerintah Investor Asing Lirik Potensi Investasi dan Kebencanaan Pesisir Bengkulu

Investor Asing Lirik Potensi Investasi dan Kebencanaan Pesisir Bengkulu

BencoolenTimes.com, –  Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si mengatakan, dalam waktu dekat akan turun tim dari green blue untuk melakukan pengamatan dan pemetaan potensi investasi yang ada di wilayah pesisir Bengkulu. Pihak green blue ini merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian pertanahan, infrastruktur dan transportasi negara Korea Selatan.

”Mereka akan turun untuk melakukan survei, kemudian penyusunan DED-nya dan bisa jalan nanti. Target mereka tahun ini sudah jalan, anggaran untuk penyusunan DED (Detail Engineering Design) sudah ada,” kata Khairil, Kamis (29/2/2024).

Khairil menambahkan, kedatangan tim pada tahap awal untuk melakukan pemetaan potensi investasi dahulu, khususnya daerah pesisir wilayah Bengkulu. Pemetaan ini juga untuk melihat daerah/titik rawan bencana, melihat potensi pengembangan sumber daya, termasuk potensi investasi lainnya.

”Dari pemetaan itu nantinya akan tergambar daerah mana yang cocok untuk investasi, misalnya perikanan. Dan ini sudah berjalan seperti yang mereka kerjakan di kawasan ekonomi dan industri  yang ada di Kendal Jawa Tengah, itu sudah berjalan. Sekarang juga sudah berjalan di Sidoarjo, artinya kita memiliki keyakinan akan hal itu, karena di daerah lain sudah ada program yang berjalan,” papar Khairil.

Dari hasil pemetaan yang dilakukan, Khairil menyebutkan bahwa nantinya dapat dijadikan acuan dari investor lainnya. Sebagai contoh beberapa waktu lalu juga ada rencana investasi di Bengkulu dari Mr.Kim yang juga berasal dari Korea Selatan.

”Kalau yang ini (green blue) langsung dari kementerian, program dari kementerian agraria, transportasi dan investasi korea selatan. Awalnya mereka pemetaan dulu, menyusun pemetaan dan menyusun DED, nanti akan terpetakan. Juga akan terbaca daerah mana yang cocok untuk industri, perkebunan dan lainnya. Intinya mereka akan melakukan pemetaan dahulu,” imbuh Khairil.

Lebih jauh, tim yang akan melakukan pemetaan direncanakan pada bulan April 2024 mendatang sudah mulai bekerja mendata secara detail potensi investasi dan daerah rawan yang ada di Bengkulu.

”Kemarin komunikasi terakhir, April mereka akan turun setelah lebaran,” tutupnya. (JRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version