BencoolenTimes.com – Jalan Provinsi di Kabupaten Lebong, saat ini sudah mulai di kerjakan di beberapa lokasi. Diketahui bahwa, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Mian, tiga tahun kedepan fokus membangun infrastruktur jalan dan jembatan, khususnya kewenangan provinsi yang banyak rusak serta sudah lama butuh sentuhan.
Tahun pertama 2025, Pemprov Bengkulu mengucurkan anggaran Rp 600 miliar lebih untuk perbaikan jalan Provinsi di wilayah Kabupaten/Kota. Untuk di Kabupaten Lebong sendiri, Pemprov Bengkulu telah menganggarkan Rp 55,9 miliar lebih untuk perbaikan jalan Provinsi.
Adapun segmennya mulai dari Jalan Muara Aman menuju Tambang Sawah Rp 31,548 miliar. Lalu, segmen Jalan Batas Utara-Batas Tebing-Muara Aman Rp 10 miliar. Kemudian, jalan Air Dingin-Muara Aman Rp 9,7 miliar serta Pengaman Badan Jalan Air Dingin-Muara Aman 4,7 miliar.
Dimulainya kegiatan pembangunan jalan di Provinsi Bengkulu cukup mendapatkan respon positif dari masyarakat dan pengguna jalan. Apalagi ini sesuai janji yang sudah disampaikan sebelumnya oleh Gubernur Helmi Hasan dan Pemprov Bengkulu.
‘’Selamat siang pak Gubernur, ijin melaporkan, jalan provinsi yang longsor sudah mulai dikerjakan. Terima kasih bapak Gubernur Bengkulu, bapak Helmi Hasan,’’ sampai salah satu pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut melalui sebuah video.
Salah satu warga Kecamatan Bingin Kuning, Pranata (29) menyampaikan kepada wartawan, selaku warga Kabupaten Lebong sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Gubernur Helmi Hasan dan Pemprov Bengkulu.
Apalagi perbaikan jalan, khususnya lintas Curup – Muara Aman (Lebong) yang sering longsor dan sempat putus total beberapa tahun lalu. Namun hingga akhir tahun 2024, belum ada kejelasan perbaikan dan baru setelah Gubernur Helmi Hasan dipastikan perbaikan di lakukan.
‘’Sebagai warga Kabupaten Lebong, saya sangat bersyukur dan berterimakasih atas dibangunnya jalan kita ini. Kepada pak Gubernur Helmi Hasan, Pemerintahan Provinsi Bengkulu dan Dinas PUTR, sekali lagi kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya,’’ sampai Pranata.
Sebelumnya, Gubernur Helmi Hasan dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa, seluruh jalan Provinsi di Kabupaten/Kota yang selama ini hancur diperbaiki, namun tidak bisa dalam waktu singkat. Semuanya butuh proses, perbaikan dilakukan bertahap dan ditargetkan dalam tiga tahun semua jalan Provinsi mulus.
‘’Insya Allah, seluruh Jalan kewenangan Provinsi akan kita baguskan, tpi tidak bisa selesai dalam satu tahun karena kita butuh uang Rp2,5 triliun, maka paling tidak tiga tahun. Memang sekarang ada anggaran Rp 600 miliar tapi tidak bisa menyelesaikan semua,’’ ungkap Helmi Hasan.(OIL)






