Home Kota Bengkulu Legislator Kusmito Dorong Warga Produktif Hadapi Tekanan Ekonomi

Legislator Kusmito Dorong Warga Produktif Hadapi Tekanan Ekonomi

Kusmito Dorong Warga
Keterangan: Reses anggota DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan

BencoolenTimes.com – Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan, mendorong masyarakat untuk tetap produktif di tengah meningkatnya biaya hidup dan melemahnya daya beli masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menggelar Reses Kedua Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Menurut Kusmito, kondisi ekonomi saat ini menjadi tantangan bagi masyarakat. Harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kebutuhan pokok, hingga biaya pendidikan terus mengalami kenaikan, sementara pendapatan sebagian masyarakat tidak mengalami peningkatan yang sebanding.

”Yang kita lihat sekarang, harga BBM naik, kebutuhan pangan naik, biaya pendidikan juga meningkat. Tetapi pendapatan masyarakat tidak mengikuti. Daya beli menurun, usaha banyak yang lesu. Kondisi ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Kusmito.

Karena itu, ia memanfaatkan kegiatan reses tidak hanya untuk menyerap aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong lahirnya program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis rumah tangga.

Dalam pertemuan tersebut, Kusmito menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar masyarakat memperoleh informasi mengenai berbagai program pemberdayaan, mulai dari budidaya ikan lele, akses permodalan, hingga jaminan pemasaran hasil usaha.

”Saya ingin masyarakat tidak hanya menyampaikan keluhan, tetapi juga mendapatkan solusi. Misalnya melalui budidaya lele yang difasilitasi Dinas Perikanan, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga pendampingan pemasaran. Ini penting agar masyarakat memiliki tambahan penghasilan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemberdayaan masyarakat tidak boleh berhenti setelah kegiatan reses selesai. DPRD, kata dia, akan mengawal pembentukan kelompok-kelompok usaha yang nantinya mendapat pendampingan dari pemerintah daerah.

Menurut Kusmito, setiap kelompok akan beranggotakan sekitar sembilan orang dan didampingi oleh dinas teknis agar usaha yang dijalankan dapat berkembang.

”Nanti kelompok-kelompok ini akan didampingi Dinas Perikanan, mulai dari pembentukan kelompok, pola usaha, akses permodalan, sampai pemasaran hasil produksinya. Jadi tidak dilepas begitu saja,” katanya.

Kusmito menilai, keberadaan Koperasi Merah Putih juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu jalur pemasaran produk masyarakat sehingga pelaku usaha kecil memiliki kepastian pasar.

”Koperasi Merah Putih bisa menjadi salah satu pintu pemasaran hasil usaha masyarakat. Ini harus dimanfaatkan agar usaha warga terus berkembang,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah dinamika ekonomi, tetapi mampu menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

”Kita ingin masyarakat tetap produktif. Jangan bergantung pada situasi ekonomi yang sedang sulit. DPRD akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah agar program pemberdayaan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Kusmito. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version