Home Peristiwa Lima Kecamatan di Seluma Terendam Banjir

Lima Kecamatan di Seluma Terendam Banjir

Lima Kecamatan di Seluma
DAMPAK: Lima kecamatan di Kabupaten Seluma terdampak bencana alam banjir dan longsor.

BencoolenTimes.com – Lima kecamatan di Seluma dilaporkan terendam banjir akibat dampak curah hujan yang tinggi pada Minggu, 5 April hingga Senin dini hari 6 April 2026.

Lima kecamatan di Seluma terdampak cuaca kestrim hujan deras, sehingga menimbulkan bencana alam banjir dan berdampak pada ratusan warga di berbagai desa/kelurahan.

Lima kecamatan yang terdampak tersebut, diantaranya Kecamatan Talo, Semidang Alas Maras (SAM), Ulu Talo, Seluma Utara dan wilayah Kecamatan Seluma Timur.

Dari catatan Pemkab Seluma, Kecamatan Talo menjadi wilayah dengan dampak paling besar, di mana banjir merendam Desa Kembang Sri, Lubuk Gio, Muaro Danau, Napal Melintang dan Desa Kampai.

Sementara di Kecamatan Semidang Alas Maras, genangan air terjadi di Desa Serian Bandung, Talang Alai, Jambat Akar dan Talang Desa Kemang, di Kecamatan Ulu Talo, banjir melanda Desa Air Keruh dan Desa Tanjung Agung. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Seluma Utara, tepatnya di Desa Lubuk Resam.

Selain banjir, bencana longsor turut terjadi di Kecamatan Seluma Timur, yakni di Desa Kota Agung, yang menyebabkan satu unit rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, Arben Muktiar mengatakan, bahwa pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan sehingga informasi yang dihimpun saat ini masih bersifat sementara. ‘’Kami masih menunggu laporan dari tim di lapangan. Data akan terus diperbarui sesuai perkembangan,’’ sampai Arben.

Arben menambahkan tim BPBD Kabupaten Seluma telah diturunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan kaji cepat serta memastikan kondisi masyarakat yang terkena dampak banjir dan longsor. ‘’Fokus kami saat ini adalah penanganan awal dan pendataan warga terdampak di masing-masing wilayah,’’ sambung Arben.

‘’Untuk data sementara, total warga di Kabupaten Seluma yang terdampak bencana, mencapai 835 Kepala Keluarga (KK) atau lebih kurang mencapai sekitar 2.478 jiwa,’’ demikian Arben.

Sementara itu, Pemkab Seluma sudah menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) yang melibatkan elemen-elemen penting di Kabupaten Seluma. Rakoor ini dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan hadapi bencana susulan.

Serta sebagai langkap tanggap darurat menghadap bencana banjir dan lonsgor di sejumlah wilayah kecamatan dalam Kabupaten Seluma yang terjadi pada Minggu, 5 April 2026 lalu.

Selain itu, Untuk diketahui, Minggu malam, 5 April 2026, sejumlah wilayah Kabupaten Seluma mengalami dampak bencana dari curah hujan yang tinggi sejak sore. Dampak tersebut, mulai dari bencana banjir hingga longsor.

Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi tersebut, juga menimbulkan dampak banjir dan longsor tidak hanya di Kabupaten Seluma. Wilayah Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah hingga wilayah Kota Bengkulu juga muncul beberapa titik bencana.(LRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version