
BencoolenTimes.com – Warga Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur, Jumat pagi, 20 Desember 2024, pukul 07.00 WIB, heboh. Warga mereka, nenek dan cucu, yaitu Bidah (81) serta Ye (14), ditemukan bersimbah darah di dalam rumah mereka.
Nenek Bidah ditemukan berlumuran darah tergeletak dilantai rumah dan Cucunya Ye ditemukan diatas kasur ditutupi kain dari kepala hingga ujung kaki. Dari tubuh keduanya ditemukan luka sayatan benda tajam pada bagian leher dan diduga merupakan korban pembunuhan.
Data terhimpun, kejadian pertama kali diketahui oleh tetangganya yang mendatangi rumah korban sekitar pukul 07.00 WIB. Awalnya saksi memanggil dari luar rumah korban, namun tidak ada sahutan dari dalam rumah.
Karena penasaran, saksi mencoba memeriksa di sekitar rumah korban dan melihat salah satu jendela rumah dalam kondisi terbuka. Karena penasaran, saksi kemudian memanggil korban melalui jendela tersebut, namun tetap saja tidak ada sahutan.
Hingga akhirnya, saksi masuk ke dalam rumah melalui jendela tersebut karena penasaran. Saksipun terkejut saat menemukan korban Bidah tergeletak di lantai rumah dalam kondisi berlumuran darah, begitupun sang cucu, Ye juga bersimbah darah diatas kasur.
Saksi langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga korban dan warga lainnya. Hingga akhirnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada polisi yang langsung mendatangi lokasi kejadian.
Camat Semidang Gumay, Yuhardi menyebutkan, keduanya memang warga Kecamatan Semidang Gumay, Desa Karang Dapo berstatus nenek dan cucu. ‘’Kalau orang tua korban Ye sedang berada di Provinsi Jambi,’’ kata Yuhardi.
Sementara itu, Kades Karang Dapo, Saidi juga menyebutkan, kedua orang tua Ye memang sedang berada di Provinsi Jambi, mengolah kebun mereka. Sehingga dirumah tersebut memang hanya tinggal Bidah (nenek) dan Ye, serta kakek dari Ye ikut anaknya yang lain di wilayah Padang Kempas, Kaur Selatan.
‘’Mereka ini Nenek dan Cucu, tinggal berdua saja, karena Kakeknya ada di Padang Kempas. Kalau orang tua Ye ini baru berangkat ke Jambi untuk berkebun pada Selasa, 17 Desember 2024 lalu,’’ terang Saidi.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kaur langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari pihak desa. Diketahui hasil olah TKP, diduga ada satu unit motor hilang dari ruang tamu rumah dimana motor tersebut biasa diparkir.
Selain itu, Kapolres Kaur, AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH turun langsung ke TKP dan RSUD Kaur memantau situasi. ‘’Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan anggota kita masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian,’’ kata Kapolres kepada wartawan.
Ditambahkan Kapolres, mereka melakukan olah TKP guna proses penyelidikan terkait dugaan pembunuhan yang dialami Nenek dan Cucu tersebut. ‘’Masih dilakukan penyelidikan, serta sedang didalami apa motif dari kejadian ini dan kita minta semuanya bersabar hingga kita ungkap dan umumkan nantinya,’’ tutup Kapolres.(OIL)





