Home Hukum Oknum Polisi Ditangkap Warga Gegara Upal, Polda Berdalih Nemu Dompet Lalu Dibelanjakan

Oknum Polisi Ditangkap Warga Gegara Upal, Polda Berdalih Nemu Dompet Lalu Dibelanjakan

Oknum Polisi
Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Anuardi

BencoolenTimes.com, – Belakangan ini viral diduga oknum polisi ditangkap warga usai membelanjakan uang palsu (upal) di daerah Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Kamis (13/4/2023).

Data terhimpun, oknum anggota polisi tersebut inisial IN (29) berpangkat Brigadir Satu (Briptu) tinggal di daerah Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.

Kejadian berawal sekira pukul 18.30 WIB, bertempat di Desa Padang Betuah Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, oknum tersebut menggunakan upal pecahan Rp 100 ribu, belanja di warung M dengan membeli rokok. Keumdian M mengembalikan uang Rp.67.000. Setelah itu, oknum itu langsung pergi menggunakan Motor Honda Verza Bhabinkamtibmas.

Tak berselang lama, M melihat kembali uang yang dibayarkan oleh oknum dan bertanya kepada saudaranya inisial R dan ternyata uang tersebut palsu. Lalu R mengejar oknum itu hingga dapat di Desa Tanjung Sakti Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Selanjutnya oknum ini langsung diamankan warga setempat dan dibawa ke Polsek Pondok Kelapa.

Terkait hal ini, Polda Bengkulu melalui Kabid Humas, Kombes Pol Anuardi saat diwawancarai wartawan membenarkan adanya anggota polisi yang diamankan tersebut. Pihaknya berdalih bahwa oknum ini tidak mengedarkan uang palsu melainkan menemukan dompet berisi uang palsu lalu dibelanjakan.

“Informasi penangkapan itu benar, namun perlu kita luruskan, tapi masih kita dalami, bukan mengedarkan uang palsu, tapi yang bersangkutan menemukan dompet yang isinya ada uang, pecahan Rp 100 ribu dan ada Rp 10 ribu. Sekarang masih kita dalami terkait kasus tersebut, diamankan di Polda, di Propam,” kata Anuardi, Jumat (14/4/2023).

Anuardi menyatakan, total uang palsu itu sekitar Rp 420 ribu. Pasca kejadian, Tim Polda Bengkulu langsung turun ke lokasi.

“Dari hasil pemeriksaan kita, bukan mengedarkan uang, tapi menemukan dompet yang isinya uang, masih kita dalami,” demikian Anuardi. (BAY)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version