Home Kota Bengkulu Pasar Ramadan Sekaligus Ngabuburit di Belungguk Point Bengkulu

Pasar Ramadan Sekaligus Ngabuburit di Belungguk Point Bengkulu

Belungguk Point, Destinasi Ikonik
IKONIK: Belungguk Point, Destinasi Ikonik Baru Kota Bengkulu Angkat Budaya Lokal.

BencoolenTimes.com – Kawasan yang kini populer dengan sebutan Belungguk Point menyambut bulan suci Ramadan dengan suasana yang lebih hidup dan jam operasional yang dimulai lebih awal.

Berbeda dari hari biasanya, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kota Bengkulu telah menetapkan bahwa selama Ramadan, aktivitas di sentra UMKM ini sudah berdenyut sejak pukul 15.00 WIB. Kebijakan ini diambil untuk memberikan ruang lebih luas bagi warga yang ingin menghabiskan waktu menunggu berbuka atau ngabuburit.

”Kita majukan jam operasionalnya agar masyarakat bisa datang lebih awal. Jadi, sejak jam 3 sore warga sudah bisa berkunjung sampai waktu operasional normal berakhir,” ungkap Kepala Diskop UKM Kota Bengkulu Nelawati, Kamis, 19 Februari 2026.

Daya tarik Belungguk Point tahun ini dipastikan semakin kuat. Selain keberadaan pasar Ramadan yang rutin digelar di sisi kiri kantor dinas, jumlah pelaku usaha yang terlibat pun membengkak. Tercatat ada tambahan 30 pelaku UMKM baru yang bergabung, melengkapi 160 pedagang yang sudah ada sebelumnya.

Tak hanya soal urusan perut, pengunjung juga akan dimanjakan dengan panggung hiburan. Berbagai pentas seni dan pergelaran akan dihelat tepat setelah salat Ashar, menjadikan kawasan ini sebagai paket lengkap wisata Ramadan di tengah kota.

Selain Belungguk Point, Diskop UKM juga mencatat empat titik lain yang telah resmi terdata sebagai pusat pasar Ramadan, yaitu, Berendo Kota Bengkulu, Pojok Durian, Pasar Kampung Baru Koto dan Kampung Bali.

Nelawati menegaskan pentingnya koordinasi dengan pihak kelurahan untuk memastikan titik-titik keramaian pasar Ramadan lainnya segera terdaftar.

Langkah ini krusial agar pemerintah dapat memantau dan memastikan seluruh aktivitas ekonomi kerakyatan selama bulan puasa tetap tertata rapi dan berdampak maksimal bagi kesejahteraan warga. (JUL/RMC)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version