BencoolenTimes.com – Langkah nyata pemulihan pasca musibah di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu akhirnya resmi bergulir melalui penentuan titik nol pembangunan fisik dan koordinasi awal revitalisasi, Kamis, 10 September 2026.
Agenda yang dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, ini menandai babak baru penataan kembali fasilitas pendidikan yang sempat terdampak bencana.
Pemerintah Kota Bengkulu bergerak merespon kondisi sekolah agar tidak mengganggu hak belajar siswa. Berkat gerak cepat lintas sektor, institusi pendidikan ini berhasil mendapatkan atensi khusus serta sokongan dana bantuan pusat untuk rekonstruksi total.
Dalam penyampaiannya, Dedy menekankan pentingnya melihat sisi positif di balik musibah yang melanda. Menurutnya, insiden tersebut justru membuka jalan bagi percepatan perbaikan infrastruktur sekolah yang lebih representatif.
”Yang pertama tentu kita bersyukur Allah mempertemukan kita di sini dan setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Hikmah yang pertama adalah musibah ini tidak semata-mata membuat kita kewalahan, tetapi ada hikmah lain. Asap dari musibah ini mendapat perhatian dari Bapak Presiden dan nanti SMP 19 akan mendapat ruang baru,” ujar Dedy.
Dedy menegaskan, realisasi proyek ini merupakan bukti konkret komitmen pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan daerah. Ia pun memberikan instruksi tegas kepada jajaran kontraktor dan pengawas di lapangan agar tidak main-main dengan spesifikasi bangunan.
”Saya berpesan kepada semua tim teknis pelaksanaan kegiatan ini, tolong dilaksanakan sebaik mungkin, semaksimal mungkin, utamakan kualitas,” tegas Dedy.
Di sisi lain, Kepala SMP Negeri 19 Kota Bengkulu, Lia Anggraini menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang bahu-membahu membantu sekolah sejak awal terjadinya musibah.
Lia membeberkan bahwa respon cepat pemangku kebijakan telah mengantarkan SMP Negeri 19 memperoleh anggaran revitalisasi dengan nilai fantastis mencapai Rp2.280.767.000.
”Kami berharap bantuan revitalisasi ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung pembangunan fasilitas sekolah. Semoga proses belajar mengajar dan kegiatan pendidikan di SMP Negeri 19 segera berjalan dengan jauh lebih baik dan nyaman,” harap Lia.
Penentuan titik nol ini menjadi komitmen awal dimulainya pekerjaan fisik di lapangan. Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan proyek ini berjalan tepat waktu, mengedepankan kualitas struktur, dan segera memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh warga sekolah. (JUL/RLS)






