BencoolenTimes.com, – Wakil Ketua (Waka) I DPRD Kota Bengkulu Marliadi berkomentar pedas terkait pengangkatan kembali Sri Martiana menjadi Plt, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bengkulu yang terkesan cucuk cabut, karena diketahui, Sri Martiana sebelumnya dicopot dari jabatan Plt Kadinkes Kota Bengkulu karena kasus Puskesmas Muara Bangkahulu menolak pasien berumur satu tahun yang sakit Step (kejang demam) beberapa waktu lalu.
“Kalau kita melihat kejadian di Dinkes Kota ya, seperti seolah-olah kita melihat cukup amburadul penempatan-penempatan pejabat-pejabat di Kota ini. Itu sebagai tamparan bagi kita seolah-olah tidak ada profesionalnya,” jelas Marliadi saat dikonfirmasi, Rabu (30/3/2022).
Marliadi mengingatkan pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, supaya dalam penempatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lainnya agar lebih selektif, sesuai dengan kemampuan dan tupoksi masing-masing.
“Jangan asal-asalan dan semaunya saja, artinya kenapa? Mereka juga butuh kepastian untuk bekerja. Artinya mereka harus lebih konsentrasi dalam menjalankan amanah dan tugasnya, artinya ketika ada kepastian bekerja mereka bisa melaksanakan tugas-tugas dengan baik. Tapi kalau hari ini beda, satu minggu lagi beda bagaimana mau menjalankan tupoksi di Dinas tersebut. Artinya kenapa? Di Dinas itukan berkesinambungan, ada pekerjaan yang darurat mesti dilakukan oleh Kepala OPD,” jelas Marliadi.
Marliadi berharap, Pemkot Bengkulu agar dalam penempatan Kepala OPD dan jajaran lainnya dilaksanakan secara transparan serta sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Perlu diketahui, Sri Martiana diangkat lagi jadi Plt Kadinkes Kota Bengkulu mulai 21 Maret 2022, berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Tugas Nomor : 800/608.a/BKPP/ 2022 dan serahterima jabatan telah dilaksanakan 24 Maret 2022 di Aula Dinkes Kota Bengkulu. (Bay)






