Home Pemprov Bengkulu Pemprov Bengkulu Dorong Pemanfaatan Data Spasial untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pemprov Bengkulu Dorong Pemanfaatan Data Spasial untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pemprov Bengkulu Dorong
Gambar: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa menghadiri Workshop Pemanfaatan Data MapBiomas Indonesia

BencoolenTimes.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menghadiri Workshop Pemanfaatan Data MapBiomas Indonesia yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman serta kapasitas peserta dalam memanfaatkan data spasial berbasis penginderaan jauh melalui platform MapBiomas Indonesia. Pemanfaatan data tersebut diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, khususnya dalam pengelolaan lingkungan, tata ruang, dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui workshop ini, para peserta memperoleh pemahaman mengenai pemanfaatan data tutupan lahan, perubahan bentang alam, serta analisis data geospasial yang dapat dijadikan referensi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mengoptimalkan teknologi informasi dan pemanfaatan data spasial untuk mendukung kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat penggunaan teknologi informasi dan data geospasial guna mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur, akurat, dan berkelanjutan.

Pemanfaatan data spasial dinilai penting dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy), terutama dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, hingga penataan ruang wilayah yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi berbagai pihak dan dukungan teknologi informasi, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pemanfaatan data geospasial dapat semakin optimal dalam menunjang pembangunan daerah yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. (JUL/RMC)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version