
BencooleTimes.com – Perampok yang menyatroni warung manisan milik Adi dan Tri di Desa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, gunakan senjata api (senpi) rakitan.
Para perampok berjumlah tiga orang tersebut, masing-masing Ef (46), IW (24) dan LE (35), semuanya warga Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Dari hasil penyelidikan, perampok gunakan senpi rakitan dengan jenis peluru tajam sebanyak 6 butir. Senpi rakitan tersebut sempat dibuang pelaku EF saat mencoba melarikan diri dari kepungan polisi dan warga.
Saat ini, perampok gunakan senpi rakitan yang menyatroni warung manisan di Desa Bumi Sari, masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kepahiang. ‘’Ketiganya masih menjalani pemeriksaan,’’ ujar Kapolres Kepahiang, AKBP Eko Munarianto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP Sujud Alif Yulamlam, S.IK.
Diungkapkan Sujud, dipastikan, perampok gunakan senpi rakitan saat melancarkan aksinya di rumah sekaligus toko atau warung manisan milik korban. ‘’Perampok gunakan senpi rakitan dan amunisinya peluru tajam,’’ ungkap Sujud.
Baca Juga : toko-manisan-disatroni-perampok-bersenpi
Senpi rakitan beserta pelurunya, sambung Sujud, sempat di buang tersangka EF ke dalam tedmon di lokasi kejadian, saat mencoba melarikan diri. ‘’Senpi beserta amunisi sempat dibuang dalam tedmon, tapi berhasil kita temukan,’’ sambung Sujud.
Sujud melanjutkan, mereka masih melakukan penelusuran dan menyelidiki asal usul senpi rakita beserta amunisi yang digunakan pelaku saat beraksi. ‘’Kita akan lakukan penelusuran dari mana asal usul senpi beserta amunisinya tersebut,’’ imbuh Sujud.
Diketahui sebelumnya, aksi tiga perampok asal Kota Lubuklinggau Provinsi Sumsel ini, terjadi Selasa dini hari, 24 Desember 2024, pukul 03.00 WIB.
Aksi ketiganya diketahui Tri Handayani karena mendengar suara berisik dari luar kamar tidurnya. ‘’Saya terbangun karena mendengar suara berisik dari luar kamar dan saya langsung cek CCTV,’’ cerita Tri kepada wartawan.
Baca Juga : Pamit Kerja dengan Istri, Ditemukan Meninggal Gandir
Saat melihat CCTV, sambung Tri, tidak terlihat adanya orang atau aktivitas apapun di beberapa ruangan Toko Manisan miliknya. ‘’Kami sempat keluar rumah, tapi masuk lagi ke dalam rumah,’’ sambung Tri.
Dilanjutkan Tri, saat masuk lagi ke dalam rumah itu, sang perampok yang bersembunyi di balik pintu, langsung menodongkan senjata mirip senjata api. ‘’Kami langsung di giring ke dalam kamar mandi dan sempat disuruh keluar lagi dari kamar mandi,’’ lanjut Tri.
Ditambahkan Tri, polisi dan warga datang sekaligus berhasil menangkap para pelaku sekitar pukul 06.00 WIB. ‘’Alhamdulillah kami sekeluarga bebas dari perampok dalam keadaan selamat,’’ imbuh Tri.(OIL)





