Home Kota Bengkulu Reses Legislator Asman: Warga Usulkan Pembangunan Jalan, Drainase, Lampu Penerangan

Reses Legislator Asman: Warga Usulkan Pembangunan Jalan, Drainase, Lampu Penerangan

Reses Legislator Asman
Keterangan: Dialog anggota DPRD Kota Bengkulu, Asman bersama warga saat reses di Kelurahan Pematang Gubernur Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com – Berbagai persoalan infrastruktur menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga saat anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Demokrat, Asman, S.AP menggelar reses masa sidang II Tahun 2026 di wilayah Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Minggu, 2 Agustus 2026.

Dalam forum reses, warga mengusulkan percepatan pembangunan jalan lingkungan, drainase, serta penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai masih minim fasilitas.

Asman mengatakan, aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar yang hingga kini belum sepenuhnya terpenuhi.

”Masyarakat banyak menyampaikan usulan terkait jalan lingkungan dan drainase karena memang masih menjadi kebutuhan utama di lingkungan mereka,” kata Asman.

Ia menjelaskan, salah satu usulan yang kembali disampaikan warga berasal dari RT 28, yakni pembangunan jalan baru. Menurutnya, usulan tersebut sebenarnya telah disampaikan pada reses sebelumnya, namun hingga kini belum terealisasi.

”Usulan itu sudah masuk pada reses pertama, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Mudah-mudahan setelah kembali disampaikan dalam reses kali ini dapat segera diakomodasi oleh pihak terkait,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan, warga juga meminta penambahan lampu penerangan jalan. Meski program pemasangan lampu jalan di Kota Bengkulu dinilai sudah menunjukkan perkembangan, masih terdapat sejumlah kawasan yang belum terjangkau.

Menurut Asman, beberapa lokasi yang menjadi perhatian berada di wilayah Rawa Makmur, termasuk di sekitar Kantor Kelurahan Rawa Makmur dan kawasan Jalan Tanggul.

Ia mengatakan, untuk pemasangan lampu penerangan di Jalan Tanggul masih terkendala belum tersedianya jaringan listrik dari PLN sehingga belum dapat direalisasikan.

”Kami berharap usulan masyarakat ini menjadi perhatian pemerintah agar titik-titik yang belum memiliki penerangan jalan bisa segera dipenuhi,” katanya.

Asman menegaskan pihaknya akan terus mengawal seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat karena merupakan kebutuhan dasar yang berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari warga.

Selain itu, warga juga mengeluhkan persoalan banjir di kawasan Rawa Makmur yang hingga kini masih menjadi masalah berulang akibat kondisi wilayah yang berada di daerah cekungan.

”Banjir di Rawa Makmur memang sudah menjadi persoalan klasik. Karena itu penanganannya harus dilakukan secara serius agar masyarakat tidak terus mengalami dampaknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), penanganan kawasan rawan banjir tersebut telah masuk dalam rencana pembangunan tahun ini dan kemungkinan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Menurut Asman, yang terpenting bagi masyarakat bukanlah instansi yang mengerjakan proyek tersebut, melainkan manfaat pembangunan yang benar-benar dirasakan warga.

”Siapa pun yang melaksanakan pembangunan tidak menjadi persoalan. Yang penting masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan itu dan persoalan yang selama ini mereka hadapi dapat terselesaikan,” pungkas Asman. (JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version