BencoolenTimes.com – Sebelum digerebek, Oknum Camat di Kabupaten Seluma berinisial HA (43), ternyata diduga sempat tukat Mobil Dinas (Mobnas) miliknya dengan motor.
Diketahui, Video diduga Oknum Camat berinisial HA habis digerebek warga di Desa Riak Siabun viral. Diduga HA sempat di hakimi warga karena kesal dengan aksinya yang diduga ‘Bekurungan’ bersama YR (33) di salah satu kosan saat siang hari.
Belakangan, diketahui YR merupakan salah satu oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berdinas di salah satu Sekolah Dasar (SD) dalam wilayah Kecamatan Sukaraja.
Info terbaru, sebelum kejadian ternyata HA dan YR memang sudah membuat janji bertemu. HA diketahui sempat menukar Mobnas Camat nya dengan motor di Kota Bengkulu, sebelum menemui YR.
Kemudian HA berkendara menuju arah Dusun Rawang Jawi, Kecamatan Kampung Melayu yang berbatasan dengan Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma untuk menemui YR.
‘’Pak (Oknum) Camat sempat ke kantor sebentar, tapi setelah itu dia pergi ke Kota Bengkulu dengan mobil dinas,’’ sampai salah satu sumber media ini, menceritakan awal mula kejadian.
Sumber ini melanjutkan, setelah menukar Mobnas dengan Motor di Kota Bengkulu, HA selanjutnya menemui YR di salah satu kosan perbatasan Kampung Melayu, Kota Bengkulu dan Sukaraja, Kabupaten Seluma.
Diduga saat sedang berduaan di dalam kamar kosan tersebutlah, HA dan YR digerebek suami YR dan warga. Setelah penggerebekan, warga melaporkan kejadian ke Polsek Kampung Melayu dan membawa serta motor yang dibawa Oknum Camat.
‘’Pak (Oknum) Camat sendiri tetap berada di lokasi dan bersama YR dibawa ke Balai Desa Riak Siabun, karena saat penggerebekan ada pak kadus dan memang kosan masuk wilayah Seluma,’’ lanjut sumber ini.
Setelah HA dan YR berada di Balai Desa, lalu perangkat desa menghubungi Bhabinkamtibmas setempat. Namun atas kesepakatan, HA dan YR ingin menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan.
‘’Kalau infonya, HA dan YR ini masih ada hubungan keluarga juga, iparan jauh. Makanya mereka minta ini disepakati selesai secara kekeluargaan,’’ ungkap sumber ini lagi.
Hanya saja, meskipun berdamai, HA dan YR diwajibkan untuk mengikuti hokum adat, berupa cuci kampong dan ini sudah disepakati bersama saat mediasi di Balai Desa Riak Siabun.
‘’Pak (Oknum) Camat oleh warga di minta untuk cuci kampung. Saat mediasi telah disepakati bersama perangkat desa dan pengurus adat Desa Riak Siabun,’’ imbuh sumber ini.
Sebelumnya, Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Catur Teguh membenarkan adanya kejadian penggrebekan di wilayah hukum mereka tersebut.
‘’Iya benar ada penggrebekan ini, infonya Oknum Camat. Tapi saat ini telah sepakat berdamai untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan,’’ singkat Kapolsek.(LRS)






