Home Info Kota Tim Investigasi Temukan Fakta, Aktivitas Pertambangan Turut Sebabkan Banjir Bengkulu

Tim Investigasi Temukan Fakta, Aktivitas Pertambangan Turut Sebabkan Banjir Bengkulu

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Mulyani Toha

BencoolenTimes.com, – Tim Investigasi banjir Provinsi Bengkulu menemukan sejumlah fakta dan bukti yang menjadi penyebab banjir di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu beberapa hari terakhir ini.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu Mulyani Toha menyebutkan, hasil investigasi, tim telah menemukan sejumlah bukti penyebab banjir. Hasil investigasi akan diserahkan kepada Gubernur Bengkulu guna ditindaklanjuti.

“Bukti penyebab banjir sudah kita dapatkan dan hasilnya akan kita sampaikan ke pak Gubernur pada Senin mendatang,” kata Mulyani Toha, Kamis (26/1/2023).

Mulyani menuturkan, tim yang terdiri dari Dinas ESDM, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, dan Inspektur Tambang telah melakukan penyisiran terhadap lingkungan di sekitar Perusahaan Tambang PT Inti Bara Perdana, PT Bukit Baiduri Energi dan Ratu Samban Mining dan sejumlah bukti penyebab banjir sudah didapat.

Mulyani menyebut, aktivitas pertambangan batu bara menjadi salah satu penyebab banjir, namun tidak sepenuhnya diakibatkan oleh aktivitas pertambangan.

“Hasil temuan, dampak yang memperparah banjir itu tidak sepenuhnya akibat aktivitas tambang. Tetapi juga disebabkan dari pengelolaan wilayah perkebunan di hulu sungai serta ditambah adanya pendangkalan,” jelas Mulyani Toha.

Dari temuan-temuan yang didapat, sambung Mulyani, pihaknya berencana merekomendasikan penanaman pohon atau reboisasi sepanjang Hak Guna Usaha (HGU) lahan serta pengerukan sisa penambangan di dasaran sungai di sekitar perusahaan.

“Ini nanti kita sampaikan semuanya ke pihak perusahaan agar ada tindakan reboisasi dan mengeruk pendangkalan di sepanjang aliran tempat tambang beraktifitas. Yang jelas, untuk hasil temuan kita akan kita sampaikan dulu ke pak Gubernur,” tutup Mulyani. (Bay)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version