Home Hukum Warga Temukan Jenazah Bayi, Siswi SMK Diamankan Polisi

Warga Temukan Jenazah Bayi, Siswi SMK Diamankan Polisi

Jenazah Bayi Ditemukan Warga
JENAZAH: Personel gabungan Polresta Bengkulu dan Polsek Selebar mengevakuasi temuan Jenazah Bayi di kawan Bumi Ayu, Sabtu Siang, 19 September 2026.

BencoolenTimes.com – Warga temukan jenazah bayi di aliran selokan atau siring Perumahan Indotama, Bumi Ayu, Kota Bengkulu pada Sabtu Siang, 19 September 2026.

Temuan Jenazah bayi tersebut langsung di laporkan kepada pihak terkait, termasuk pihak kepolisian yang langsung datang untuk melakukan evakuasi serta penyelidikan di lapangan.

Diketahui, Jenazah bayi ini ditemukan warga yang sedang memancing. Ketika itu dia melihat ada kantong plastik warna hitam dan terlihat ada kepala bayi.

Apa yang ditemukannya itu langsung membuat kaget. Pemancing ini lantas memberitahu warga lalu melaporkan kepada Ketua RT.

”Tadi ada plastik, terus ada kepalanya langsung kami tutup dan kami lapor sama RT,” ujar Figo, yang menemukan jenazah bayi pertama kali.

Selanjutnya, Tim Gabungan unit Opsnal Macan Selebar dan tim Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu langsung melakukan penyelidikan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Anggota tim melakukan penelusuran dan menyusuri aliran selokan hingga menemukan ada bekas darah di saluran air.

Dari penemuan bercak darah itu, mengarah kepada wanita berinisial SD yang merupakan salah seorang siswi SMK di Kota Bengkulu.

Kapolresta Bengkulu, Kombespol Rahmat Hidayat melalui Kapolsek Selebar, AKP Bayu Heri menjelaskan, hasil penelusuran pelaku mengarah kepada seorang perempuan yang masih berstatus pelajar SMK berinisial SD.

”Benar, hasil penelusuran terduga pelaku pembuangan berinisial SD dan saat ini sudah diamankan di Polresta Bengkulu untuk dimintai keterangan,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu Ketua RT 15 jalan Melati Bumi Ayu, Rosneli (63) mengatakan, SD memang warganya dan saat ini duduk di kelas XII SMK. ”Iya tadi ada yang dibawa, setahu kami dia (SD) itu masih sekolah,” ungkap Rosneli.

Dijelaskan Rosneli, penemuan jenazah bayi tersebut pertama kali diketahui warganya yang sedang mancing.

Diduga bayi baru dilahirkan dan memang sengaja dibuang, lantaran ari-ari sang bayi belum terpotong.

”Anak-anak sedang mancing yang pertama melihat, kemudian lapor ke warga dan selanjutnya lapor ke kami. Setelah itu kami laporkan ke pihak Polsek Selebar,” imbuh Rosneli.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version