Home Hukum Aneh, di Bulan Ramadan Bengkulu Malah Banyak Tawuran, Kali Ini di Rawa...

Aneh, di Bulan Ramadan Bengkulu Malah Banyak Tawuran, Kali Ini di Rawa Makmur Perang Sarung

Banyak Tawuran
Sekelompok pemuda terlibat aksi tawuran gulung sarung di Rawa Makmur Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Pada bulan Ramadan 2023 ini, kejadian tawuran dalam tempo dua hari terjadi di Kota Bengkulu. Pasca tawuran di Jalan Citarum, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Selasa (28/3/2023) malam. Kini banyak tawuran sekelompok pemuda terjadi lagi di kawasan Jalan Raya Kelurahan Rawamakmur Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, Rabu (29/3/2023) malam.

Anehnya, aksi banyak tawuran ini malah terjadi di bulan Ramadan. Di bulan biasa, bisa dikatakan malah jarang ada insiden tawuran.

Pantauan langsung wartawan di lokasi kejadian, sekelompok pemuda tersebut mengendarai sepeda motor berboncengan, ada sekitar puluhan sepeda motor, mereka kemudian terlibat keributan, saling kejar-kejaran antar satu sama lain. Pengendara yang melintas di kawasan itu berhenti karena kejadian ini.

Warga setempat yang melihat kejadian tersebut langsung keluar dari rumah dan berusaha melerai sekelompok pemuda yang terlibat keributan tersebut.

Kejadian tawuran tersebut bermula pada saat salah satu kelompok remaja sedang nongkrong di depan salah satu Toko Bangunan Jaya Makmur yang berlokasi di Jalan Rawa Makmur Merpati 3, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu pada sekira pukul 22.40 WIB, kemudian segerombolan Remaja menghampiri kelompok remaja yang sedang menongkrong tersebut dan langsung melemparkan batu, serta memukul beberapa orang yang sedang duduk nongkrong menggunakan gulungan sarung.

Tidak hanya itu, segerombolan remaja juga menghidupkan diduga mercon ke arah jalan dan ke arah remaja yang sedang duduk bergerombol di depan toko bangunan tersebut.

Warga sekitar, Dedi Supriadi (28) yang melihat kejadian keributan tersebut mengatakan, awalnya ada segerombolan remaja yang duduk nongkrong di depan toko bangunan dan kemudian ada segerombolan remaja yang lainnya dari arah Kampung Bali menggunakan sepeda motor dan membawa gulungan sarung dan mercon.

“Iya, segerombolan remaja yang datang dari arah Kampung Bali dengan menggunakan motor bawak sarung kek bawak mercon, ado jugo yang melempar batu hampir kenai ruko-ruko yang ado disiko,”ucap Dedi.

Dari penelurusan wartawan media ini di Lapangan, kejadian keributan ini hanya kurang lebih 5 menit dan segerombolan remaja yang mendatangi remaja yang sedang nongkrong di depan Toko Bangunan langsung kabur.

Dari kejadian tersebut, beberapa batu berserakan di depan Toko Baju yang terletak di depan Toko Bangunan Jaya Makmur.(MIR)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version