
BencoolenTimes.com – Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) Poresta Bengkulu, Minggu dini hari, 2 Februari 2025, berhasil mengamankan setidak 13 remaja berbagai usia di kawasan Kelurahan Lingkar Barat.
Patroli KRYD Polresta Bengkulu yang di laksanakan dalam rangka mengantisipasi berbagai potensi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang bisa muncul dan meresahkan masyarakat selama Bulan Ramadan di Kota Bengkulu.
Belasan remaja yang diamankan tersebut, diduga kuat berencana menggelar perang sarung yang sudah dimodifikasi. Dimana sarung modifikasi yang dimaksud, ujungnya dipasangan batu maupun paku yang sangat berbahaya.
‘’Mereka ini diamankan saat sedang nongkrong bersama di kawasan Kelurahan Lingkar Barat dan diduga sedang merencakan aksi perang sarung,’’ terang Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno melalui PS Kasi Humas, IPTU Endang Sudrajat.
Selain 13 remaja tersebut, sambung Kasi Humas, anggota Patroli KRYD juga mengamankan belasan sarung yang sudah dimodifikasi dengan diberi batu dan paku.
‘’Para remaja ini rata-rata usia 15 hingga 17 tahun dan masih berstatus pelajar SMP, SMA/SMK. Mereka sudah dipanggil orang tuanya dan dilakukan pembinaan,’’ sambung Kasi Humas.
Ditambahkan Kasi Humas, selain Balap Liar (Bali) yang menjadi atensi Patroli KRYD, aksi perang sarung juga menjadi salah satu atensi lainnya selama Ramadan.
Karena memang, aksi perang sarung menjadi salah satu potensi yang bisa meresahkan masyarakat, khususnya malam hari. Pelakunya juga rata-rata anak remaja usia sekolah.
‘’Kita juga mengimbau agar orang tua semakin meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Agar tidak terlibat aksi balap liar, perang sarung hingga aksi-aksi kenakalan remaja lainnya yang bisa menimbulkan gangguan kamtibmas,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)





