Home Peristiwa Diduga Karena Utang, Pria 34 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Nangka

Diduga Karena Utang, Pria 34 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon Nangka

Diduga Karena Utang
Pria berusia 34 tahun, berinisial WP, warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur, Senin pagi, pukul 09.00 WIB ditemukan tergantung di Pohon Nangka.

BencoolenTimes.com – Diduga karena utang, pria berusia 34 tahun, berinisial WP, warga Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Curup Timur, Senin pagi, pukul 09.00 WIB ditemukan tergantung di Pohon Nangka, perkebunan kecil belakang rumah.

Diduga karena hutang, WP ditemukan dalam kondisi meninggal dunia diduga karena gantung diri di pohon nangka. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh tetangganya yang ingin memetik sayuran.

‘’Untuk motif masih diselidiki, tapi dari informasi yang didapat, diduga korban dalam kondisi banyak utang karena Judi Online (Judol),’’ terang Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak.

Dijelaskan Kasi Humas, kejadian pertama kali diketahui saksi atas nama Rodi (49) warga Kelurahan Sukaraja. Saat itu, saksi sedang berada di rumah orang tuanya dan akan memetic sayuran di belakang rumah orang tuanya.

Namun, lanjut Kasi Humas, saksi terkejut saat sedang mencari sayuran, dirinya melihat korban tergantung di pohon nangka tidak jauh dari rumah orang tuanya dan rumah korban.

‘’Akhirnya saksi langsung memberitahukan kepada keluarga korban dan perangkat pemerintah setempat. Baru selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi,’’ ucap Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan penyelidikan, korban diduga murni meninggal dunia karena gantung diri.

Apalagi, memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, serta kondisi fisik korban memang menunjukan kalau korban meninggal dunia karena gantung diri.

Mulai dari Lidah Korban dalam keadaan membiru dan menjulur kedepan, tali yang mengikat di leher dengan ikatan simpul hidup dan tali tersebut melingkar di atas jakun korban.

‘’Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan ciri fisiknya memang diduga (meninggal dunia) karena gantung diri. Keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan menolak visum, karena menganggap ini adalah sebuah musibah,’’ demikian Kasi Humas.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version