
BencoolenTimes.com – DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Bengkulu bersama Pelindo II dan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Wilayah III Pulau Baai Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor).
DPRD Provinsi Bengkulu melalui Komisi III menggelar Rakoor bersama Pelindo II dan KSOP Wilayah III Pulai Baai, membahas masalah pendangkalan Alur Pelabuhan Pulau Baai. Rakoor dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Juhaili dan di hadiri Pemprov Bengkulu yang diwakili Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA. Denni.
Rapat ini bertujuan untuk mendengarkan pandangan masing-masing pihak serta merumuskan solusi untuk mengatasi pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai.
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, mengungkapkan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang membahas permasalahan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai.
Denni menyampaikan, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, telah menegaskan pentingnya segera melaksanakan pengerukan alur pelabuhan untuk memperlancar akses transportasi barang di Pelabuhan Pulau Baai.
‘’Hari ini, kami diundang oleh Komisi III untuk mendengar pandangan dari pihak terkait mengenai persiapan dan dukungan untuk pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai,’’ jelas Denni usai rapat.
RA Denni juga menambahkan, secara teknis pelaksanaan pengerukan akan diserahkan kepada Pelindo II Bengkulu, karena pihak Pelindo lebih memahami seluk-beluk pengerukan alur pelabuhan tersebut. ‘’Pada intinya, semua pihak menginginkan agar alur pelabuhan Pulau Baai segera dikeruk,’’ ungkap Denni.
Denni berharap dengan adanya pertemuan ini, permasalahan pendangkalan alur pelabuhan dapat segera teratasi, mengingat Pelabuhan Pulau Baai merupakan pintu gerbang ekonomi bagi Provinsi Bengkulu. ‘’Kami juga berharap adanya dukungan dari Kementerian Perhubungan dan BUMN untuk membantu pengerukan alur pelabuhan,’’ harap Denni.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Juhaili, menjelaskan rapat dengar pendapat dan koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana permasalahan yang dihadapi serta solusi yang akan diambil.
Dalam rapat tersebut, telah didapatkan gambaran mengenai permasalahan yang dihadapi dan solusi terkait pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai. ‘’Tentu saja, sebagai lembaga, kami akan berupaya agar masalah pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai dapat segera teratasi melalui pengerukan,’’ ujar Juhaili.
Juhaili menambahkan, Komisi III akan mendorong agar permasalahan pendangkalan alur pelabuhan ini segera diselesaikan dengan tindakan konkret. ‘’Secara komprehensif, kami meminta penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait, dan nanti kami akan mendorong agar masalah pendangkalan alur pelabuhan ini dapat segera diatasi,’’ imbuh Juhaili.(JUL)





