Home Pilkada Jumlah Pendukung Paslon Dalam Debat Kandidat Pilgub Dibatasi

Jumlah Pendukung Paslon Dalam Debat Kandidat Pilgub Dibatasi

BencoolenTimes.com – Debat kandidat putaran pertama, Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada Pilkada Serentak 2024, digelar Kamis, 31 Oktober 2024, di Hotel Mercure Bengkulu.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu sudah membuat skema, termasuk pembatasan jumlah pendukung yang boleh diajak ikut menyaksikan debat kandidat nantinya. Pembatasan jumlah pendukung paslon ini, karena pertimbangan kapasitas ruangan debat.

”Pembatasan jumlah pendukung paslon yang ikut, selain pertimbangan kapasitas ruangan, juga pertimbangan tertib dan lancarnya debat kandidat Paslon nantinya,” terang Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Rusman Sudarsono.

Disebutkan Rusman, masing-masing Paslon hanya diperbolehkan membawa 57 orang, termasuk Paslon masing-masing. ”Hanya boleh membawa 57 orang termasuk Paslon,” sebut Rusman.

Untuk debat putaran pertama ini, lanjut Rusman, mengangkat tema ‘Transformasi Sosial dan Ekonomi, Sumber Daya Manusia dan Keamanan Daerah’. Masing-masing Paslon bisa menyampaikan visi misi mereka yang memang berkaitan dengan tema yang diangkat.

Sehingga, kata Rusman, debat kandidat ini menjadi momen penting bagi Paslon untuk menyampaikan kepada masyarakat Provinsi Bengkulu tentang gagasan dan ide mereka, khususnya melalui Visi dan Misi masing-masing. ”Paslon wajib hadir, agar bisa menunjukan bagaimana keseriusan mereka untuk memimpin Bengkulu,” kata Rusman.

Debat kandidat, sambung Rusman, bukan hanya sekadar adunargumen antar Paslon alias berdebat, melainkan juga menjadi sarana pendidikan politik dan ajang pemaparan visi misi masing-masing Paslon yang disertai program kerja mereka nantinya dijalankan saat terpilih. Sehingga masyarakat menilai dan menjadikan ini salah satu indikator untuk menentukan pilihan mereka pada 27 November 2024 mendatang.

Untuk itulah, lebih jauh Rusman menyampaikan, KPU Provinsi Bengkulu mengajak seluruh lapisan masyarakat bisa menyaksikan jalannya debat kandidat melalui siaran televisi yang sudah disediakan. Agar masyarakat semakin cerdas dan betul-betul menentukan pilihan sesuai dengan gagasan atau visi misi serta program yang ditawarkan Paslon, bukan hanya sekadar ikut mencoblos saja.

Ditambahkan Rusman, mereka bersama pihak keamanan sudah melakukan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi yang akan menghambat lancarnya proses kegiatan debat kandidat, termasuk memperketat pengamanan di lokasi debat kandidat. KPU juga sudah menyiapkan fasilitas daring, agar masyarakat bisa mengikuti jalannya debat kandidat, meskipun tidak berada di lokasi debat.

”Kita ingin memastikan debat kandidat bisa berjalan aman, tertib dan damai. Karena ini salah satu proses demokrasi yang harus dijaga bersama, termasuk oleh masing-masing Paslon dan pendukungnya,” ucap Rusman.

Ditambahkan Rusman, melalui debat kandidat putrana pertama ini, juga diharapkan bisa menciptakan suasana demokrasi yang sehat dan positif di Provinsi Bengkulu. ”Sehingga masing-masing Paslon bisa menyampaikan arah pembangunan yang akan mereka bawa nanti jika terpilih, sekaligus bisa diterima dan didukung oleh masyarakat Provinsi Bengkulu,” demikian Rusman.(JUL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version