
BencoolenTimes.com – Kecelakaan maut hilangkan nyawa antara Truck Sampah dan Motor Honda Astrea terjadi di Kabupaten Lebong, Minggu pagi, 15 Februari 2026.
Kecelakaan maut hilangkan nyawa antara Truck sampah yang di kendarai MS (43) warga Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong dengan Honda Astrea yang dikendarai Saripul Anwar (73) warga Kelurahan Amen, terjadi di salah satu tikungan wilayah Desa Pal V, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Motor Honda Astrea mengalami sejumlah luka, mulai dari luka robek pada paha kaki kanan, betis kaki kanan, patah tulang paha dan luka lecet pada punggung kaki kanan.
Serta luka lecet punggung tangan kanan dan jari-jari, luka robek pada pinggang kiri, luka lecet pada pipi kanan, lebam di dada sebelah kanan dan akhirnya meninggal dunia.
Dijelaskan Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani melalui Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Lebong, AKP Hadi Sutrisno, dari hasil penyelidikan sementara, truck sampah melaju dari arah Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis.
Sebalik, Motor Honda Astrea yang di kendarai korban melaju dari arah Pasar Muara Aman. Truck Sampah sendiri rencananya akan mengambil sampah di samping Pasar Tradisional Modern (PTM) Pasar Muara Aman.
‘’Sesampainya di salah satu tikungan Desa Pal V, Truck Sampah melihat motor Honda Astrea yang melaju dari arah berlawanan dan sempat melakukan pengereman,’’ jelas Kasi Humas.
Nahas, tambah Kasi Humas, meskipun bagian depan truck sampah terelakan dengan motor, namun bagian belakang sebelah kanan truck masih bertabrakan dengan motor honda astrea yang dikendarai korban.
Pasca kejadian, warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian dan selanjutnya membawa serta mengevakuasi korban menuju fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis.
”Akibat kecelakaan tersebut, korban yang mengendarai Motor Honda Astrea mengalami sejumlah luka dan sempat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawanya tidak bisa terselamatkan,” tambah Kasi Humas.
‘’Anggota Satlantas sudah melakukan pengecekan dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)





