BencoolenTimes.com – Penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Republik Indonesia (RI), Selasa, 18 Februari 2025. Pemeriksaan dilakukan terhadap 17 pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Penyidik KPK RI, melakukan pemeriksaan terhadap 17 pejabat di lingkungan Pemprov Bengkulu ini, di dua lokasi berbeda. Yaitu 4 saksi di Gedung KPK Merah Putih dan di Polresta Bengkulu.
Rinciannya, pemeriksaan saksi yang dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, masing-masing TS selaku Kepala Dinas PUPR, DS selaku Kepala Dinas ESDM, S selaku Kepala Dinas Dukcapil dan SN selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.
Sedangkan untuk pemeriksaan di Polresta Bengkulu, dilakukan terhadap 13 orang pejabat. Masing-masing LR Kepala Bidang Informasi Dan Komunikasi Publik, Diskominfo Provinsi Bengkulu dan AM selaku Kepala Bidang Penyiapan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu.
Kemudian ada OS selaku Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri oleh Disprindag Provinsi Bengkulu, ARF selaku Kepala Bidang Pemasaran di Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dan YK selaku Kabid Akuntansi BPKAD Provinsi Bengkulu.
Selanjutnya ada OE selaku Plt. Kepala Biro Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, RA selaku Kepala Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas ESDM dan S selaku Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas ESDM.
Serta, MD selaku Kabag Otonomi Daerah Biro Pemkesra, R selak Sekretaris BKD Provinsi Bengkulu, EHS selaku Kepala Bagian Protokol dan Administrasi Pimpinan di Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, AM selaku Kabag Pemerintahan Biro Pemkesra dan P selaku Kabag Kesra Biro Pemkesra Provinsi Bengkulu.
Juru Bicara KPK RI, Tessa Mahardhika Sugiarti, membenarkan hal tersebut ketika di konfirmasi melalui WhatsApp (WA). ‘’Pemeriksaan masih terkait dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) oleh Penyelenggara Negara terkait dengan jabatannya dan/atau berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, di wilayah Pemerintah Provinsi Bengkulu, pada periode tahun 2018 sampai dengan 2024,’’ singkat Tessa.(OIL)






