
BencoolenTimes.com – Perkara pengancaman saat penertiban Pasar Panorama beberapa waktu lalu yang dilakukan seorang pedagang bernama Viernando, kemungkinan akan berujung Restorative Justice (RJ).
Dimana Viernando yang saat ini berstatus terlapor di Polsek Gading Cempaka atas laporan Kepala Satpol Pamong Praja (PP) Kota Bengkulu menemui Tim Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu.
Pertemuan ini dilakukan di Markas Hukum Bantu Rakyat yang berada di Jalan Ratu Agung, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Sabtu, 31 Januari 2026.
Viernando datang didampingi beberapa anggota keluarganya dan disambut Tim Hukum Pemkot Bengkulu, diantaranya Abu Yamin alias Omeng, Elfahmi Lubis, Dummi Yanti dan Fitriansyah. Intinya, kedatangan Viernando datang dalam rangka untuk meminta upaya mediasi dan penyampaian permohonan maaf kepada Pemkot Bengkulu.
Advokat Benni Hidayat selaku Tim Hukum Pemkot Bengkulu, permintaan upaya mediasi serta permohonan maaf dari terlapor tersebut sangat di apresiasi dan disambut baik.
Apalagi Pemkot Bengkulu sangat mengedepankan upaya pemerintah dalam membangun hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat. ‘’Kami sangat apresiasi dan menyambut baik kedatangan terlapor, apalagi ini dengan maksud baik, meskipun saat ini proses masih berjalan,’’ sampai Benni.
Kuasa Hukum Pemkot Bengkulu lainnya, Advokat Elfahmi Lubis menyebut menyampaikan bahwa wali kota tidak menghendaki pendekatan represif terhadap pedagang kecil.
‘’Pak Wali Kota tidak ingin melakukan kriminalisasi. Program Harmonis menjadi landasan agar penegakan perda berjalan seimbang antara ketegasan dan kepedulian sosial,’’ jelas Elfahmi.
Sementara itu, Viernando yang didampingi keluarganya, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, baik kepada Satpol PP maupun kepada Pemkot Bengkulu.
Selain meminta maaf, Viernando juga mengakui kesalahannya dan berkomitmen mematuhi aturan pasar serta mendukung program penataan yang dijalankan Pemkot Bengkulu.
‘’Kami meminta maaf atas perbuatan tersebut. Ke depan, kami siap mengikuti aturan dan mengajak pedagang lain untuk tertib berjualan di dalam pasar,’’ ucap Viernando.(OIL)





