Home Peristiwa Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi
RAKOOR: Wabup Seluma, Gustianto memimpin rapat koordinasi tanggap darurat mengahadapi ancaman bencana susulan.

BencoolenTimes.com – Perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman banjir susulan, Wakil Bupati (Wabup) Seluma, Gustianto, memimpin rapat koordinasi (rakoor) tanggap darurat di ruang rapat Bupati Seluma, Senin, 6 April 2026.

Perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman banjir susulan, Wabup Gustianto memimpin Rakoor tanggap darurat dalam rangka antisipasi potensi bencana dalam kondisi tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Seluma dalam beberapa hari terakhir.

Rakoor tersebut digelar sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dalam Rakoor tersebut, Wabup Gustianto menyampaikan beberapa hal.

Dalam arahannya, Gustianto menegaskan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

‘’Kita harus siap siaga menghadapi potensi banjir akibat curah hujan yang tinggi. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, meningkatkan koordinasi, serta memastikan langkah penanganan darurat dilakukan secara efektif,’’ tegas Wabup Gustianto.

Rakor dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Saat memimoin Rakoor, Wabup Gustianto didampingi Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Seluma. Dalam forum tersebut, juga diingatkan agar seluruh OPD tidak menunggu situasi memburuk sebelum bertindak.

Wabup Gustianto menekankan bahwa kesiapan personel, logistik, dan sarana pendukung harus dipastikan sejak dini. Menurutnya, keberhasilan penanganan bencana sangat ditentukan oleh kesiapan seluruh elemen.

‘’Penanganan harus dilakukan secara terpadu agar dampak bencana dapat diminimalisir. Untuk itulah dibutuhkan kesiapan seluruh elemen,’’ lanjut Wabup Gustianto.

Selain itu, rakor juga menjadi wadah penyusunan langkah-langkah strategis dalam menghadapi potensi banjir. Pemerintah daerah memastikan skema penanganan dilakukan secara terintegrasi antar-OPD, tidak berjalan parsial.

Untuk diketahui, Minggu malam, 5 April 2026, sejumlah wilayah Kabupaten Seluma mengalami dampak bencana dari curah hujan yang tinggi sejak sore. Dampak tersebut, mulai dari bencana banjir hingga longsor.

Kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi tersebut, juga menimbulkan dampak banjir dan longsor tidak hanya di Kabupaten Seluma. Wilayah Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah hingga wilayah Kota Bengkulu juga muncul beberapa titik bencana.(LRS)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version