
BencoolenTimes.com, – Warga Desa Bioa Sengok Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, Selasa (14/3/2023) sekitar pukul 18.30 WIB dihebohkan salah satu rumah ludes terbakar. Rumah itu diketahui milik pasangan suami istri (pasutri), Ari Saputra (30) dan Deri Doyosi (30).
Saat kebakaran terjadi, hanya ada sang istri, karena suaminya sedang di kebun. Dari keterangan korban kepada polisi, sebelum kejadian korban sedang memasak gulai di dapur, dengan menggunakan tungku kayu.
“Keterangan korban (Deri), suaminya sedang berada di kebun jeruk dan memang sedang tidak ada di rumah. Dia (Deri) sedang masak gulai di dapur, lalu beberapa menit kemudian meninggalkan dapur,” kata Kapolres Lebong, AKBP. Awilzan melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, Iptu Budi Trisna.
Saat meninggalkan dapur, sambung Budi, korban terkejut karena ada kepulan asap dan warna terang merah, dari bagian dapur rumahnya yang terbuat dari papan. Diduga, api dari kayu bakar yang digunakan untuk memasak, menyambar dinding rumah bagian dapur. Akibatnya, rumah ludes terbakar.
“Korban panik dan langsung teriak minta tolong kepada para tetangga dan warga lainnya, yang langsung berupaya melakukan pemadaman api, dengan peralatan seadanya,” jelas Budi.
Dilanjutkan Budi, sekitar pukul 19.30 WIB, api sudah bisa dipadamkan oleh warga sekitar, dibantu polisi yang datang ke lokasi kejadian.
Akibat kejadian tersebut, ungkap Budi, korban mengalami kerugian ditaksir hingga Rp 15 juta. Meskipun dari kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan hanya ada kerugian materi.
‘’Dari hasil penyelidikan sementara, ya seperti itu (kerugian Rp 15 juta),” ungkap Budi.
Budi mengimbau, agar warga lebih waspada dan mengantisipasi potensi bencana kebakaran. Terlebih saat sedang memasak di dapur, maupun menjaga rumah dari kebakaran akibat arus pendek listrik.
https://bencoolentimes.com/petani-lebong-aniaya-istri-siri/
‘’Upayakan saat sedang masak jangan ditinggal. setelah masak harus pastikan api sudah benar-benar padam di dapur. Begitu juga listrik, upayakan jangan ada arus pendek,’’ imbuh Budi.
Budi juga menyampaikan tips mencegah kebakaran, masyarakat hendaknya bijak dalam menggunakan listrik sesuai kebutuhan, mematikan alat elektronik ketika sudah selesai menggunakannya.
Terutama memastikan listrik dalam keadaan aman, saat rumah akan ditinggal. Apalagi meninggalkan rumah dalam waktu yang lama.
“Kita juga harus waspada dalam menggunakan kompor gas. Jangan lupa dimatikan kalau meninggalkan rumah. Juga saat memasak menggunakan kayu bakar, jangan ditinggal lama-lama agar api tetap terawasi, sehingga kebakaran bisa dihindari,” demikian Budi. (OIL)





