BencoolenTimes.com, – Baru sedang asyik menikmati efek domino proyek bangunan wisata Kota Tuo, warga Kelurahan Pasar Bengkulu kini malah mendapati bangunan tersebut ambruk.
Akibatnya, ekonomi warga sekitar yang baru terdongkrak naik, terpaksa “gigit jari” karena warga yang berjualan di sekitar tersebut tak lagi mendapat kunjungan wisatawan. Padahal, proyek itu baru setahun lebih diresmikan.
Ketua LPM Pasar Bengkulu, Muriadi meminta Pemerintah Kota Bengkulu maupun Kementerian untuk segera memperbaiki pembangunan yang ambruk, sehingga kawasan Kota Tuo ini dapat dimanfaatkan kembali.
“Kami warga tidak mau tahu anggaran dari mana. Yang jelas kami meminta ada perbaikan kembali menjadi seperti semula,” ungkap Muriadi, Selasa (28/2/2023).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kawasan Kota Tuo ini telah menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pasar Bengkulu.
“Kalau selama ini orang tidak kenal Pasar Bengkulu itu di mana, akan tetapi semenjak ada bangunan wisata kawasan Kota Tuo akhirnya banyak dikenal orang,” paparnya.
Selain itu, kawasan wisata Kota Tuo ini sangat berdampak bagi kemajuan ekonomi warga Pasar Bengkulu.
“Semenjak ada Kawasan Kota Tuo ini, kami bisa berjualan dan berdagang di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat (KPP) Kawasan Kota Tuo Refi, berharap agar ada perbaikan bangunan yang ambruk. Mengingat, ini destinasi wisata kebanggaan masyarakat Bengkulu.
“Kita berharap ini segera diperbaiki sehingga dapet dinikmati pengunjung kembali. Karena tidak mungkin bangunan kawasan Kota Tuo ini dibiarkan seperti ini (rusak,red),” paparnya.
Kemudian, ia menduga bahwa ambruknya Kawasan Kota Tuo disebabkan sering terjadinya banjir dan gempa di Bengkulu.
“Salah satu penyebabnya karena faktor alam juga, kalau untuk lebih teknisnya kita tidak mengetahui,” pungkasnya (JRS)






